• Senin, 3 Oktober 2022

Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi 4: Sayembara mencari makam Untung Surapati

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:10 WIB
Ilustrasi Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi: Sayembara mencari makam Untung Surapati (Pramono Estu)
Ilustrasi Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi: Sayembara mencari makam Untung Surapati (Pramono Estu)

HARIAN MERAPI - Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi setelah Pasuruhan taluk kompeni kemudian menggelar sayembara mencari makam Untung Surapati

Tumenggung Wiranegara semakin hari semakin parah saja sakitnya. Bahkan dia tidak bisa bergerak sama sekali kecuali hanya berbaring.

Kemudian dia memanggil anak-anaknya untuk memberikan pesan terakhirnya.

Baca Juga: Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi 1: Kanjeng Prabu memerintahkan menyerang Pasuruan

"Anak-anakku Mas Surakim, Sarapati, dan Suradilaga. Agaknya hari-hari terakhir rama sudah tiba."

"Besok jika rama meninggal buatkan kubur yang rata dengan tanah dan di atasnya ditanami aneka perdu biar Belanda tidak tahu kalau itu makamku."

"Kalian bertiga dan saudara-saudara yang lain janganlah sekali-sekali kenal dengan Belanda. Jika ada yang kenal dengan Belanda semoga kena supataku tidak akan selamat hidupnya”, kata Tumenggung Wiranegara.

“Ngestokaken dhawuh, rama”, jawab anak-anak Tumenggung Wiranegara.

Ketika ketiga anak Tumenggung Wiranegara itu kembali ke medan tempur suasana sudah menjadi tidak seimbang banyak prajurit Pasuruan yang gugur menjadi korban.

 Baca Juga: Babad Tanah Jawi legenda jazad Untung Surapati wangi 2: Prajurit Pasuruan tak tahu dibuntuti bala Kartasura

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X