• Selasa, 9 Agustus 2022

Perlawanan Karaeng Galesong 2: Buton Diduduki Belanda, Membawa 2000 Prajurit Menyeberang ke Jawa

- Kamis, 26 Mei 2022 | 21:10 WIB
Karaeng Galesong memerintahkan anak buahnya merebut perahu Belanda (Ilustrasi Pramono Estu)
Karaeng Galesong memerintahkan anak buahnya merebut perahu Belanda (Ilustrasi Pramono Estu)

“Goblok! Kita bisa merebut perahu-perahu Belanda yang bersandar di bandar. Mumpung belum terlalu banyak tentara Belanda yang mendarat di sini."

"Toh sebagian besar tentara Belanda ada di induk pasukan dan kini masih sibuk menjarah rayah harta kerajaan setelah Sultan Hasanuddin menyingkir dari kerajaan menyelamatkan diri."

"Aku yakin pasukan Belanda yang berjaga-jaga diperahu-perahu itu tentu tidak begitu banyak mudah kita hancurkan, cepat laksanakan!”, jawab Karaeng Galesong membentak keras.

“Baiklah”, jawab Daeng Maklucing. Kemudian bersama Panji Karonuban dia mengajak prajurit-prajuritnya berkumpul.

Mereka kemudian berbondong-bondong menuju ke bandar dimana perahu-perahu layar Belanda masih bersandar.

Baca Juga: AM Kuncoro Rilis Album Emulsi Berisi 13 Lagu, Berkolaborasi dengan Penyanyi yang Berbeda-beda

“Busung Mernung, kamu dan anak buahmu menyeberanglah ke Jawa lebih dahulu menggunakan perahu-perahu milik kita.

Ada lima belas perahu besar kecil gunakan semuanya, aku akan menyusul kemudian bersama Daeng Maklucing!”, perintah Karaeng Galesong.

“Siap, Tuanku”.

“Aku juga siap, Tuanku”, sahut Daeng Winggeni seorang pimpinan bregada setingkat lurah prajurit wiratamtama itu ikut-ikutan menjawab penuh semangat.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X