• Selasa, 9 Agustus 2022

Sunan Amangkurat Mas 6: Pasukan Kartasura Berhasil Membalas Membantai Belanda Jangkung Beramai-ramai

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 18:05 WIB
Cantrik Padepokan Watu Penyu membantai Belanda Jangkung. (Ilustrasi Pramono Estu)
Cantrik Padepokan Watu Penyu membantai Belanda Jangkung. (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Panembahan Trunajati jatuh dan mengeluh setelah terkena peluru kencana. Rupanya itu adalah hari pengapesannya.

“Sarpin, pimpinlah pasukan Kartasura dan kawan-kawanmu itu, agaknya kini pengapesanku sudah tiba,” kata Panembahan Trunajati terbata-bata.

Sarpin segera menggantikan pimpinan pasukan. Sedangkan lima orang cantrik Padepokan Watu Penyu bergegas menyebar di antara riuhnya pertempuran berusaha mengepung Hermon Doorlop yang disebut Belanda Jangkung.

Baca Juga: Sunan Amangkurat Mas 1: Minta Bantuan Prajurit Pasuruan, Gagal Merebut Kembali Kartasura

Akhirnya Belanda Jangkung itu berhasil dipisahkan dari kelompoknya kemudian dibantai beramai-ramai.

Begitu cepatnya gerakan cantrik-cantrik Padepokan Watu Penyu itu sehingga hanya dalam waktu beberapa detiknya Hermon Doorlop sudah jatuh berlumuran darah tertusuk senjata mereka.

Sedangkan cantrik-cantrik itu bergegas menyusup di antara riuhnya pertempuran kembali ke kelompoknya masing-masing berbaur dengan prajurit-prajurit Kartasura yang lain.

Sorak sorai kegirangan tiba-tiba terdengar dari sayap kiri Pasukan Kartasura yang dipimpin Adipati Cakraningrat, begitu bergemuruh.

Baca Juga: Sunan Amangkurat Mas 2: Melarikan Diri ke Madiun, Surapati Diincar Gubernur Jendral untuk Ditumpas

Mereka mendapat kabar dari prajurit sandinya bahwa Surapati yang dalam pertempuran itu terluka akhirnya meninggal dunia, “Hore, hore, horeeee, kita menang, kita menaaaang....!”, teriak mereka sambil mengacung-acungkan senjatanya ke udara dan berjingkrak-jingkrak kesenengan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X