Sunan Amangkurat Mas 2: Melarikan Diri ke Madiun, Surapati Diincar Gubernur Jendral untuk Ditumpas

- Rabu, 16 Februari 2022 | 17:05 WIB
Gubernur Jendral di Betawi memerintahkan Surapati ditumpas (Ilustrasi Pramono Estu)
Gubernur Jendral di Betawi memerintahkan Surapati ditumpas (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Merasa terdesak dalam pertempuran melawan pasukan Kartasura, maka Ngabei Lor mengajak bala prajurit Pasuruan mundur dan melarikan diri ke Jagaraga lalu ke Madiun.

Di tempat tersebut Ngabei Lor dan Ngabei Kidul bertemu dengan Sunan Kendang salah satu petinggi Pasuruan. Namun dia juga tidak sanggup memberi bantuan melawan prajurit Kartasura

Akhirnya mereka bertiga sama-sama melarikan diri ke Daha sedang prajurit Kartasura yang dipimpin Panembahan Trunajati berusaha mengejarnya meski langkah mereka pelan-pelan.

Baca Juga: Sunan Amangkurat Mas 1: Minta Bantuan Prajurit Pasuruan, Gagal Merebut Kembali Kartasura

Pertimbangan mereka adalah sambil menunggu pasukan Kartasura dari kelompok lain yang akan menyusul. Kecuali itu, jika pasukan Pasuruan tersebut berhasil menghimpun orang-orang sepanjang jalan yang mereka lewati tentu hal ini akan sangat merepotkan.

Sementara di Kedaton Kartasura Kanjeng Susuhunan Pakubuwana tengah menerima kiriman surat dari Gubernur Jendral di Betawi.

Isinya, Sang Nata diperintahkan untuk memburu Kanjeng Sunan Amangkurat Mas kemanapun dia pergi dan juga disuruh menumpas Surapati beserta seluruh keluarganya.

“Adipati Cakraningrat dan engkau Adipati Jangrana, segeralah kalian ke Surabaya beserta pasukanmu dan bergabunglah dengan Komisaris dan serdadu Kompeni yang sudah lebih dulu berada di sana!” perintah Sang Nata.

Baca Juga: Mengenal Enam Kekhasan Masa Remaja yang Penuh Keunikan

“Panembahan Trunajati dan pasukannya apakah juga di Surabaya, Kanjeng Susuhunan?”, bertanya Adipati Jangrana.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X