• Selasa, 9 Agustus 2022

Kesultanan Banten 7: Sultan Haji Dimanfaatkan Belanda Jadi Titik Balik Masa Kejayaan

- Selasa, 10 Mei 2022 | 12:10 WIB
Sultan Haji hanya diperalat oleh Belanda (Ilustrasi Pramono Estu)
Sultan Haji hanya diperalat oleh Belanda (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Masa pemerintahan Sultan Haji menjadi titik balik kejayaan Kesultanan Banten. Semua ini tak lain disebabkan kedekatan Sultan Haji pada pihak VOC,

yang memang secara diam-diam punya maksud menguasai wilayah seluas-luasnya, termasuk Banten. Sejak awal Belanda berusaha mendekati Sultan Haji agar bisa dihasut.

Kedekatan hubungan itu bahkan membuat Sultan Haji berubah tingkah lakunya, seperti cara makan, cara berpakaian

Baca Juga: Kesultanan Banten 1: Sunan Gunung Jati Menyebut Jihad Selain Melawan Musuh Juga Perang Melawan Hawa Nafsu

dan berbagai hal lain sehingga gaya hidup Sultan Haji lebih kebarat-baratan dibanding budaya asli sendiri.

Kala itu Sultan Ageng Tirtayasa yang prihatin lalu meminta guru spiritual bernama Syekh Yusuf, agar bisa memerintahkan Sulan Haji untuk pergi ke Mekkah.

Hal itu diharapkan supaya Sultan Haji bisa berubah dan dewasa dalam memerintah Kerajaan Banten.

Pada tahun 1674, Sultan menunaikan ibadah haji dengan rombongan dan selama Sultan pergi, kekuasaan dipegang sementara oleh adiknya, Pangeran Purbaya.

Baca Juga: Kesultanan Banten 2: Takut Penyebaran Islam Sunan Gunung Jati, Jaya Dewata Jalin Kerjasama dengan Portugis

Sultan pergi ke Mekkah selama 2 tahun sehingga kemudian namanya lebih dikenal dengan Sultan Haji.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X