• Senin, 27 Juni 2022

Pemimpin yang Zalim 45: Malu Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan, Memikirkan Alibi Bersama Pengacara

- Rabu, 4 Mei 2022 | 17:00 WIB
Salendro konsultasi dengan pengacara Sungkono tentang alibi (Ilustrasi Sibhe)
Salendro konsultasi dengan pengacara Sungkono tentang alibi (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Meringkuk di sel tahanan atas kasus pembunuhan atas kematian Bu Lola jelas sangat tidak mengenakkan Salendro.

Apalagi posisinya sebagai kepala desa pasti bakal ikut terancam. Belum lagi rasa malu yang diderita seluruh keluarga besarnya.

Guna memberikan rasa ketenangan pada dirinya, maka Salendro segera mencari pengacara.

Baca Juga: Pemimpin yang Zalim 1: Kepala Desa Meninggal Mendadak secara Misterius, Warga pun Geger dan Heboh

Kebetulan ia memang sudah kenal dengan salah satu pengacara di kota, sehingga tak perlu kesulitan untuk menghubungi.

Salendro kemudian menumpahkan semua uneg-unegnya, mengapa diriny tiba-tiba dijadikan tersangka oleh polisi. Salendro menduga ada yang merekyasa agar dirinya masuk penjara.

Motifnya bisa saja karena sakit hati pada dirinya yang menjabat sebagai kepala desa. pasti ada saja pihak yang merasa dirugikan selama ini.

Salendro juga menyadari, beberapa kali dirinya telah membuat kebijakaan yang merugikan banyak orang.

Baca Juga: Pemimpin yang Zalim 2: Suara Pro dan Kontra Muncul Setelah Kepada Desa Meninggal Mendadak

Terutama setelah dirinya kenal dengan Sunti, perempuan yang banyak memberi pengaruh pada dirinya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X