• Selasa, 16 Agustus 2022

Pemimpin yang Zalim 2: Suara Pro dan Kontra Muncul Setelah Kepada Desa Meninggal Mendadak

- Selasa, 15 Maret 2022 | 18:05 WIB
Warga masih membicarakan kepala desa mereka yang meninggal mendadak (Ilustrasi Sibhe)
Warga masih membicarakan kepala desa mereka yang meninggal mendadak (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Pak Jalidu yang meninggal mendadak masih menjadi perbincangan hangat di tengah warga, karena sosoknya sebagai seorang pemimpin.

Suara pro dan kontra pun terjadi, bukan saja menyangkut sebab musabab mengapa ia meninggal, namun sudah merembet ke masa lalu saat kepala desa itu aktif menjabat sebagai pemimpin mereka.

Maklum, jika sudah bicara soal kepemimpinan, maka akan masuk ke ranah politik. Unsur suka dan tidak suka akan terasa sekali, Begitu pun soal kepentingan di antara mereka.

Baca Juga: Pemimpin yang Zalim 1: Kepala Desa Meninggal Mendadak secara Misterius, Warga pun Geger dan Heboh

Dahulu yang menjadi pendukung setia Pak Jalidu, tentu saja membela mati-matian sekalipun orang yang didukungnya sudah meninggal.

Terlebih lagi mereka yang kemudian diuntungkan, saat pak Jalidu menjadi pejabat di desa. Baik itu pemberian posisi penting mapun proyek-proyek yang dilaksanakan saat mendapat kucuran dana dari Kabupaten atau lembaga tertentu.

Mereka pun membanggakan beberapa hasil kerja pak Jalidu, sekalipun kadang jadi berlebih-lebihan.

Jasa yang telah mereka dapat dan rasakan sampai sekarang, selalu diumbar untum dibangga-banggakan.

Baca Juga: Empat Cara Menggapai Hayatan Thayyibah, Salah Satunya Kehidupan yang Dilandasi Aqidah Tauhid yang Kuat

"Berkat Pak Jalidu sekarang kita punya saluran air yang membantu petani tidak kekurangan air. Lihat itu sekarang sawah-sawah tumbuh subur, petai makmur," kata salah satu pendukung kuat Pak Jalidu.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X