• Selasa, 9 Agustus 2022

Bekerja Sebagai Ibadah, Ini Syarat-syarat yang Harus Dipenuhi

- Jumat, 10 Juni 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

harianmerapi.com - Di dalam agama Islam, ibadah dibagi menjadi dua berdasarkan jenisnya, yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah.

Ibadah mahdhah adalah ibadah secara langsung kepada Allah, yang secara umum dipahami sebagai ibadah ritual.

Rumus dari ibadah mahdhah adalah karena Allah dan sesuai syariat yang telah diajarkan secara baku dan pasti.

Baca Juga: Pemimpin yang Zalim 74: Frustrasi Istri Pergi dari Rumah, Kembali ke Kebiasaan Lama Mabuk-mabukan

Jenis ibadah yang kedua adalah ibadah ghairu mahdhah,yaitu ibadah yang di samping berhubungan dengan Allah SWT juga melibatkan interaksi dengan sesama manusia dan makhluk lain.

Di dalam pelaksanaan ibadah mahdhah, ada empat prinsip yang harus diperhatikan;

yaitu tidak ada dalil yang melarang, pelaksanaannya tidak harus selalu berpola pada contoh Nabi Muhammad SAW, bersifat rasional, dan berazas manfaat.

Rumus dari ibadah ghairu mahdhah adalah berbuat baik karena Allah untuk membawa kemanfaatan dalam kehidupan manusia dan lingkungannya.

Bentuk-bentuk ibadah ghairu mahdhah sangat banyak. Sepanjang itu perbuatan baik yang membawa manfaat dan dilakukan karena Allah, maka perbuatan itu bernilai ibadah.

Di antara lautan bentuk ibadah ghairu mahdhah, bekerja adalah salah satunya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X