• Kamis, 1 Desember 2022

Sanksi Tegas terhadap Pelaku Penyalahgunaan Data Pribadi

- Rabu, 8 Desember 2021 | 10:06 WIB
Ilustrasi (Dok Merapi)
Ilustrasi (Dok Merapi)

 


SUDAH menjadi rahasia umum, jutaan data pribadi WNI diduga bocor. Polri pun terus menyelidiki kasus kebocoran data pribadi. Seperti pernah marak dalam pemberitaan media, kebocoran data antara lain terjadi di BPJS Kesehatan.


Sebenarnya, kebocoran data pribadi bukanlah fenomena baru, bahkan sudah berlangsung cukup lama. Sekadar menyebut contoh sederhana, kita dibuat terkejut ketika ada seseorang menghubungi nomor HP kita dan menawarkan sejumlah produk.


Pertanyaannya, dari mana mereka mendapatkan data kita, baik no telepon maupun alamat rumah. Kecurigaan langsung mengarah ke lembaga yang punya akses menyimpan data pribadi kita.

Baca Juga: Waspada Penipuan Berbasis Rekayasa Sosial Incar UMKM, Kenali Modusnya


Celakanya, orang yang memanfaatkan data kita untuk kepentingan bisnis atau kepentingan apapun, tak pernah mendapat sanksi hukum. Akibatnya pelanggaran hak pribadi itu terus berlangsung hingga saat itu.


Sekadar menyegarkan ingatan, isu kebocoran data meledak setelah ditemukan dugaan 279 juta data pribadi WNI bocor. Jumlah ini tidak main-main karena sangat banyak dan sebagian besar milik aparatur sipil negara (ASN). Untuk itulah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mendesak agar DPR dan Pemerintah segera mengesahkan RUU Perlindungan Data Pribadi.

 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis, 9 Desember 2021 Untuk Cancer, Leo, dan Virgo Aduh, Tuntutan Semakin Besar


Pertanyaannya, apakah selama ini tidak ada perlindungan terhadap data pribadi? Secara aturan sebenarnya ada, yakni tertuang dalam UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hanya saja dalam undang-undang tersebut tidak ada sanksi yang tegas terhadap mereka yang menyalahgunakan atau meretas data pribadi orang lain.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai maling di lokasi bencana gempa Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 10:55 WIB

Teladan Jayamahe

Selasa, 29 November 2022 | 09:15 WIB

Hidup seimbang dalam keridhaan Allah SWT

Senin, 28 November 2022 | 05:46 WIB

Bila warga miskin gantung diri, salah siapa ?

Jumat, 25 November 2022 | 10:00 WIB

Lagi-lagi pelajar bawa clurit, polisi harus tegas

Rabu, 23 November 2022 | 11:00 WIB

Pengguna jalan mau menangnya sendiri, ini akibatnya

Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB

Awas, mafia hukum di MA, ada oknum hakim agung

Selasa, 22 November 2022 | 11:00 WIB

Gedung sekolah tak layak, jangan korbankan siswa

Selasa, 22 November 2022 | 10:00 WIB

Landasan utama penerapan pendidikan inklusi di Indonesia

Selasa, 22 November 2022 | 05:30 WIB

Terjerat pinjol, bisa berbuntut nekat

Senin, 21 November 2022 | 11:00 WIB

Mengapa Pilih Keadilan Restoratif ? Ini keuntungan

Senin, 21 November 2022 | 10:00 WIB
X