• Rabu, 17 Agustus 2022

Rektor UMY Gunawan Budianto: Muhammadiyah bukan hanya untuk Indonesia

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:07 WIB
Muktamar Talk, Jum’at (5/8/2022) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Istimewa)
Muktamar Talk, Jum’at (5/8/2022) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Istimewa)

HARIAN MERAPI - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Gunawan Budianto mengatakan, tidak ada satu pun tokoh Muhammadiyah yang mengatakan bahwa Muhammadiyah hanya untuk Indonesia.

Menurut Gunawan Budianto, sebetulnya ajaran Al Ma’un yang disampaikan KH. Ahmad Dahlan itu tidak menyebutkan bangsa apa, tapi manusia dan kemanusiaan.

“Sudah saatnya kita harus kembali kepada ide KH. Ahmad Dahlan bahwa Muhammadiyah untuk manusia dan kemanusiaan, bukan khusus untuk satu bangsa dan negara,” katanya.

Baca Juga: Yakin tak ingin Puasa Asyura? Berikut dalil dan pendapat ulama tentang Puasa 10 Muharram pada Senin 8 Agustus

Hal tersebut ditegaskan Gunawan Budianto dalam acara

Acara yang dipandu Budi Santoso ini merupakan program diskusi yang digelar secara berseri dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah ke-48 di Surakarta, 18-20 November 2022.

Menurut Gunawan, atas dasar itulah maka di berbagai daerah Muhammadiyah hadir dengan amal usahanya yang melayani tanpa memandang perbedaan.

“Kita lihat bagaiamana Universitas Muhammadiyah di Kupang itu mahasiswanya 80 % itu non Islam. Di Sorong, di Unimuda juga demikian. Artinya apa?"

"Muhammadiyah bukan gerakan eksklusif, tapi gerakan inklusi yang prioritasnya itu keluar dan itu tidak mengenal golongan, tidak mengenal agama,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua mahasiswa UKSW jadi Duta GenRe Kota Salatiga Jawa Tengah

Berbicara tentang internasionalisasi gerakan Muhammadiyah, menurut Gunawan, bukan berarti urusan sosial kemasyarakatan di Indonesia sudah selesai.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X