Dampak kenaikan BBM, pelaku sektor transportasi di Sukoharjo dapat Bansos

- Rabu, 30 November 2022 | 17:55 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat menyerahkan bantuan sosial bagi pelaku sektor transportasi.  (Foto : Wahyu Imam Ibadi)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat menyerahkan bantuan sosial bagi pelaku sektor transportasi. (Foto : Wahyu Imam Ibadi)

HARIAN MERAPI - Pemkab Sukoharjo serahkan bantuan sosial (Bansos) bagi juru parkir, pengemudi bendi, pengemudi becak dan pengemudi ojek online serta subsidi sektor transportasi angkutan umum.

Kegiatan dipimpin Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Auditorium Utama Lantai 10 Gedung Menara Wijaya Pemkab Sukoharjo, Rabu (30/11/2022).

Etik Suryani mengatakan, salah satu masalah terbesar yang muncul dari dinaikkannya harga BBM adalah kekhawatiran akan terjadinya inflasi dan terhambatnya pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo 1 Desember 2022, banyak ide di kepala, namun jangan gegabah sebelum minta saran yang ahli

Pasalnya, dampak kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi diakibatkan komponen biaya yang naik. Sektor transportasi merupakan salah satu sektor yang terdampak kenaikan harga BBM tersebut.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor: 134/PMK.07/2022 pasal 2 memberikan amanah bahwa dalam rangka mendukung program penanganan dampak inflasi, Daerah menganggarkan belanja wajib perlindungan sosial yang pada ayat 2 huruf (c) digunakan untuk pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah.

Untuk menindaklanjuti amanah Peraturan Menteri Keuangan tersebut diatas dan dalam rangka penanganan dampak inflasi sebagai akibat kenaikan harga BBM, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo hadir melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai dan voucher BBM.

Baca Juga: Sleman raih peringkat pertama Indonesia Digital Economy Literacy Index 2022

Etik Suryani menjelaskan, adapun teknis pembagian untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) disalurkan melalui transfer bank ke rekening Bank Jateng masing-masing penerima bantuan, dengan total penerima sebanyak 835 orang.

Total anggaran sejumlah Rp 375.750.000, Bantuan berupa voucher BBM diberikan kepada 61 kendaraan dengan total anggaran Rp 72.900.000. Sehingga total keseluruhan bantuan yang diberikan sebesar Rp. 448.650.000.

"Oleh karena itu sekali lagi saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pembagian bantuan sosial pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum ini. Saya berharap dengan pembagian bantuan sosial ini dapat membantu meringankan beban ekonomi dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Bupati berpesan kepada penerima bantuan sosial pemberian subsidi transportasi ini, untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Penurunan suku bunga KUR Super Mikro di tengah ancaman gelombang PHK dinilai Pengamat menjadi langkah tepat

"Semoga kegiatan ini dapat menambah keberkahan bagi kita semua dan kesejahteraan pekerja sektor transportasi di Kabupaten Sukoharjo akan semakin meningkat," lanjutnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sribuntoro mengatakan, bantuan diberikan kepada juru parkir, pengemudi bendi, pengemudi becak dan pengemudi ojek online serta subsidi sektor transportasi angkutan umum. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat atas kebijakan kenaikan harga BBM.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X