• Rabu, 30 November 2022

Tragedi Kanjuruhan, ini yang harus dilakukan jika terpapar gas air mata yang tidak ada obat penawarnya itu

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:54 WIB
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).  (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

HARIAN MERAPI - Gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur saat tragedi kerusuhan yang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022.

Tragedi Kanjuruhan yang diwarnai tembakan gas air mata itu menyebabkan 125 orang kehilangan nyawa.

Gas air mata seperti yang digunakan untuk membubarkan suporter dalam Tragedi Kanjuruhan itu, ternyata tidak ada obat penawarnya.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, polisi evaluasi penggunaan gas air mata! Apa sih efek gas air mata bagi tubuh manusia?

Nah, bagaimana pengobatannya apabila tubuh terkena paparan gas air mata atau tear gas atau disebut juga crowd control gas itu?

Dilansir dari situs healthline.com, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghilangkan efek gas air mata.

Dituliskan jika pengobatan paparan gas air mata bergantung pada pengelolaan gejala individu.

Akan tetapi sebelum menangani gejala, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menjauh dari kepulan gas air mata.

"Menjauh dari sumber gas air mata setelah terpapar dan mencari udara segar," tulis laman itu.

Halaman:

Editor: Jarot Sarwosambodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ridwan Kamil dinilai bisa melengkapi Partai Golkar

Senin, 28 November 2022 | 18:08 WIB
X