• Minggu, 2 Oktober 2022

Koalisi Parpol makin marak, Cecep Hidayat : Jangan cuma untuk meningkatkan posisi tawar

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:13 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kanan) menandatangani nota kesepahaman dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada acara silaturahmi di Plataran Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). ( ANTARA FOTO)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kanan) menandatangani nota kesepahaman dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada acara silaturahmi di Plataran Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). ( ANTARA FOTO)

JAKARTA, harianmerapi.com - Koalisi Indonesia Bersatu dan Gerindra-PKB dikabarkan melirik partai lain, untuk memperbesar kekuatan mereka menjelang Pemilu 2024.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Cecep Hidayat menyatakan bahwa jika koalisi besar maka kepentingannya juga besar.

"Dengan bentukan koalisi oini kita lihat iuga, jangan cuma untuk meningkatka porsi tawar, mendapatkan calon yang elektabilitasnya tinggi, namun membentuk sistem jangka panjang, demokrasi," kata Cecep, di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga: Kapolri akan copot pejabat Polri yang terlibat perjudian, Menkominfo : Saya tentu memberi dukungan

Dia menyebutkan bahwa Pemilu 2024 merupakan pemilu ke 5 setelah 1999 di era demokrasi. Harapannya, demokrasi di Indonesia dapat terkonsolidasi dengan baik.

"Pemilu kali ini seharusnya membawa Indonesia ke demokrasi yang lebih matang, ditandai dengan adanya kerjasama dari para elit partai," ujar Cecep seraya berharap agar koalisi membawa manfaat bagi bangsa.

"Kalaupun membangun koalisi dengan membangun politik demokrasi, bukan cuma jangka pendek untuk mengusung calon mereka saja." tambah Cecep.

Saat ini sudah ada dua poros jelang Pemilu 2024. KIB dikabarkan tengah mendekati Partai Demokrat, sementara Gerindra-PKB dengan PDIP.

Baca Juga: Cara pandang politik sering timbulkan gesekan, Sultan : Tim sukses harus menghindari intrik

Jika berbicara koalisi yang terbangun di Indonesia, kata Cecep, pengalaman dari beberapa Pemilu, biasanya bukan koalisi permanen. Selalu berubah-ubah.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas kasus penistaan agama oleh Roy Suryo lengkap

Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB
X