• Minggu, 2 Oktober 2022

Kapolri akan copot pejabat Polri yang terlibat perjudian, Menkominfo : Saya tentu memberi dukungan

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:50 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Jumat (19/8/2022).  (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Jumat (19/8/2022). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa dirinya akan mencopot pejabat Polri yang terlibat perjudian daring (online) maupun ragam bentuk pelanggaran pidana lainnya.

Seiring dengan itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate mengatakan ia mendukung perintah tegas Kapolri tersebut.

"Kalau Bapak Kapolri menyampaikan dengan tegas untuk melakukan berbagai upaya mencegah, menangani dan mengatasi perjudian di ruang fisik (dan digital), maka itu baik adanya, karena itu, kan, penegakan hukum," kata Johnny di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga: Cara pandang politik sering timbulkan gesekan, Sultan : Tim sukses harus menghindari intrik

"Demikian halnya untuk dukungan hukum di penegakan ruang digital, kan semakin baik. Tapi, kominfo sendiri karena amanat peraturan dan perundang-undangan, ya, Kominfo membersihkan (platform judi online) terus-menerus setiap hari," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Kementerian Kominfo dan Polri juga berkomunikasi terkait keamanan di ruang digital. Ia menyebutkan, sudah ada tim, mekanisme, dan wewenangnya masing-masing.

"Kalau ditemukan ada tindakan-tindakan melanggar hukum di ruang digital, yang bisa menegakkan hukumnya adalah Polri. Sedangkan Kominfo melaksanakan hal-hal yang sifatnya teknis digital dan telekomunikasi, seperti pemblokiran atau penutupan akses terhadap semua yang melanggar hukum. Tapi, pelanggaran hukumnya, adalah kewenangan Polri," kata Menkominfo menjelaskan.

Baca Juga: Siap-siap! Minggu depan harga BBM kemungkinan akan naik...

Soal upaya pemberantasan platform judi online dari Kementerian Kominfo, Johnny mengatakan sejak tahun 2018 hingga 31 Juli 2022, pihaknya telah melakukan pemutusan akses terhadap 552.645 konten perjudian daring yang ditemukan di berbagai platform ruang digital Indonesia.

Rata-rata sepanjang Januari hingga Juli 2022, terdapat setidaknya 12.300 konten perjudian online yang ditangani dan dilakukan pemutusan akses atau blokir per bulan.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas kasus penistaan agama oleh Roy Suryo lengkap

Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB
X