• Rabu, 5 Oktober 2022

Koalisi parpol mulai terbentuk, pengamat politik: Masih dinamis karena belum ada calon presiden terdaftar

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:33 WIB
Peserta Pemilu 2024 sudah mulai membentuk koalisi (instagram)
Peserta Pemilu 2024 sudah mulai membentuk koalisi (instagram)

HARIAN MERAPI - Koalisi partai politik (parpol) mulai terbentuk. Seperti Golkar, PPP, dan PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), serta Gerindra-PKB yang sudah menandatangani piagam deklarasi kerja sama.

Namun begitu, menurut pengamat politik Danis TS Wahidin, situasi masih dinamis dan koalisi bisa berubah. Pasalnya, sejauh belum ada calon presiden (capres) yang terdaftar.

“Koalisi tidak bisa katakan koalisi permanen, karena politik itu the art of possibility, politik kemungkinan, perubahan sampai detik terakhir. Kalau titik temu ideologi, historis, program dan kepentingan poling itu belum ketemu equilibrium, garis normal antar berapa kepentingan, masih bisa kita katakan koalisi yang rapuh,” kata Pengamat Politik dan Kebijakanyang juga Dosen Ilmu Politik UPNVJ itu di Jakarta, hari ini Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Alhamdulillah, 15.431 haji asal Jateng dan DIY kembali ke Tanah Air, ini data lengkapnya

Keberadaan koalisi politik memang sangat penting dalam iklim demokrasi. “Koalisi partai politik adalah hal yang harus dilakukan untuk membangun kebersamaan politik,” sebut Danis.

Umumnya, model koalisi yang dibangun bernafas nasionalis-religius. Dengan adanya berbagai koalisi ini, dapat dipastikan akan ada 3-4 calon dalam pemilu mendatang.

Mereka adalah calon-calon yang baru, segar, memiliki visi-misi, bukti bahwa kaderisasi, semangat kebangsaan tidak mengalami stagnasi, dan demokrasi berjalan secara dinamis.

Tiap koalisi nantinya akan mengajukan siapa Capres dan Cawapres dan visi misi mereka.

Jika Gerindra bersama PKB memunculkan nama Prabowo Subianto kembali turun gelanggang di 2024, berbeda dengan KIB yang lebih mengedepankan pembentukan visi-misi dan program kerja.

Baca Juga: Dokter Andi Khomeini sarankan kepada Presiden Jokowi: vaksin booster jangan jadi syarat masuk mal

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri janji usut tuntas tragedi Kanjuruhan Malang

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:00 WIB
X