• Rabu, 5 Oktober 2022

Jogja Masuk ASO Tahap Dua Tapi PR Masih Banyak, KPID DIY: Sosialisasi Siaran TV Digital Harus Digencarkan

- Selasa, 14 Juni 2022 | 07:40 WIB
Siaran TV digital dilengkapi dengan fitur EWS atau sistem peringatan dini bencana.  (Dokumen kominfo.go.id)
Siaran TV digital dilengkapi dengan fitur EWS atau sistem peringatan dini bencana. (Dokumen kominfo.go.id)

Padahal siaran TV digital dan video streaming tersebut berbeda. Menonton siaran TV digital gratis dan tidak perlu kuota internet.

Warga yang televisinya belum terkoneksi siaran digital atau masih menggunakan TV tabung, hanya perlu menambah perangkat dekoder atau set top box (STB) dengan sertifikasi dari Kementerian Kominfo. STB diperlukan menangkap siaran digital.

Baca Juga: Update Ricuh Konser di Lippo Plaza Jogja: 8 Orang Terluka, Polisi Sebut Konser Tak Berizin

Migrasi dari siaran analog ini membuat masyarakat bisa menerima gambar siaran digital yang lebih bersih dan jernih suaranya serta memiliki teknologi yang canggih karena terkoneksi dengan sistem peringatan dini bencana alam.

Febri menambahkan, saat ini sudah ada 32 TV digital yang bersiaran di DIY.

Diharapkan tahap dua ASO di DIY berjalan lancar, karena pihaknya juga terus memberikan pengetahuan kepada KIM di kabupaten kota di DIY.

"Secara teknis ASO ini program pemerintah. Namun KPI dan KPID punya tanggung jawab moral untuk ikut melakukan sosialisasi," ujar Febri seraya menambahkan, KPID DIY terus melakukan penguatan konten siaran kepada lembaga penyiaran saat migrasi siaran analog ke digital berlangsung. *

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X