• Selasa, 16 Agustus 2022

TPST Piyungan Masih Ditutup, DLH Kota Yogyakarta Khawatir Depo Sampah Over Kapasitas

- Minggu, 8 Mei 2022 | 19:00 WIB
Warga banyakan yang tergabung dalam ABB melakukan aksi di akses jalan menuju TPST Piyungan (Foto-Yusron Mustaqim)
Warga banyakan yang tergabung dalam ABB melakukan aksi di akses jalan menuju TPST Piyungan (Foto-Yusron Mustaqim)

JOGJA, harianmerapi.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta mengkhawatirkan depo dan tempat pembuangan sampah sementara tidak mampu menampung sampah lebih banyak apabila Tempat Pembuangan Sampah Terpadu atau TPST Piyungan Bantul tidak segera dibuka kembali.

“Jika tidak segera dibuka maka pada Selasa (10/5) sudah pasti kondisi di depo ‘over’,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Ahmad Haryoko, Minggu (8/5/2022), seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, saat ini kondisi tempat pembuangan sampah dan depo yang berada di Kota Yogyakarta sudah dipenuhi sampah layaknya tumpukan sampah yang tidak bisa dibuang selama tiga hari.

Baca Juga: Lebih dari Seminggu Tiga Nelayan Belum Ditemukan, Tim SAR Temukan Kartu Identitas dan Baju Pelampung

Penumpukan sampah di depo yang cukup banyak tersebut juga dipicu kenaikan volume sampah selama libur Lebaran 2022 yang mengalami kenaikan 40-50 ton per hari terhitung sejak 28 April.

Sebelumnya, rata-rata sampah yang dibuang ke TPA Piyungan mencapai 270 ton per hari dan bisa meningkat menjadi 300 ton per hari apabila hujan karena sampah menjadi lebih berat.

“Harapan kami, TPA Piyungan bisa kembali dibuka secepatnya,” katanya yang menyebut penutupan TPA kali ini merupakan aksi dari warga setempat.

Baca Juga: Tersangka Pelaku Tabrak Lari yang Menyebabkan Korban Meninggal di TKP Berhasil Ditangkap Berkat Rekaman CCTV

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan sampah yang dihasilkan saat libur Lebaran 2022 memang mengalami kenaikan signifikan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X