• Rabu, 29 Juni 2022

Merapi Masih Berstatus Siaga, Tujuh Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

- Kamis, 28 April 2022 | 09:45 WIB
 Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/4/2022).   (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/4/2022). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)



JOGJA, harianmerapi.com - Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengeluarkan tujuh kali guguran lava pijar ke arah barat daya pada Kamis (28/4/2022).


Demikian disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam keterangan resminya.

"Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 2.000 meter ( 2 km) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB," terangnya.

Baca Juga: MUI Nyatakan Halal, Sinovac Akan Digunakan Sebagai Vaksin Booster

Menurut Kepala BPPTKG Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu, Merapi juga mengalami 22 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 milimeter (mm) selama 24.4-146.1 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 mm selama 11.4-11.7 detik.

 

Berikutnya, delapan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-11 mm selama 4.8-11.6 detik, dan dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 26-65 mm selama 10.1-16.5 detik.

Pada Kamis pagi, cuaca di Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan suhu udara 14-19 derajat Celcius dengan kelembaban udara 63-86 persen, dan tekanan udara 568-687 mmHg.

Baca Juga: Dokter Andi Khomeini: Endemi Tak Berarti Covid-19 Hilang, Ini Penjelasannya

Berdasarkan hasil analisis BPPTKG periode 15 sampai 21 April 2022, pada kubah barat daya Merapi tidak teramati adanya perubahan ketinggian dan pada kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:03 WIB
X