• Jumat, 8 Juli 2022

PKS Belum Putuskan Capres yang Akan Diusung, Tapi Siap Jalin Komunikasi dengan Partai Lain, Ini Alasannya

- Selasa, 1 Februari 2022 | 07:00 WIB
 Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS 2022 di, Jakarta (31/1/2022). ( ANTARA/HO-Humas PKS.)
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS 2022 di, Jakarta (31/1/2022). ( ANTARA/HO-Humas PKS.)


JAKARTA, harianmerapi.com - Hingga saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan sosok calon presiden yang akan diusung dalam pilpres 2024.


Hal tersebut disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/1/2022).


Ia menyampaikan, partai politik yang dipimpinnya belum memutuskan sosok calon presiden yang diusung pada penyelenggaraan Pemilu 2024.

Baca Juga: Terkait Penyebaran Omicron, Forkopimda Sukoharjo Gelar Rakor Penanganan Pandemi

Ahmad Syaikhu menegaskan Rakernas PKS 2022 bukan forum untuk menentukan calon presiden yang akan diusung PKS pada Pilpres 2024 nanti.

Syaikhu menyebukan forum untuk menentukan capres pilihan PKS adalah Musyawarah Majelis Syuro sebagai forum tertinggi di partai.

Meski belum menentukan siapa capres yang akan diusung, Syaikhu menyebut Musyawarah Majelis Syuro mengamanahkan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri untuk tampil dalam pentas tokoh nasional.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Menkominfo Imbau Masyarakat Kerja dari Rumah

"Jadi tetap kalau penokohan kita dorong Salim Segaf Al Jufri sambil terus menguatkan kesiapan termasuk menjalin komunikasi dengan partai lain. PKS masih membuka diri karena syarat presidential threshold 20 persen sementara suara PKS 8,21 persen jadi PKS harus berkoalisi," katanya.

PKS lanjut dia siap berkomunikasi dengan calon mitra koalisi. Jika sudah ada koalisi maka menurut dia tentu baru diputuskan siapa capres yang akan diusung.

Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy mengatakan PKS akan terus bekerja, salah satunya dengan rekomendasi dari Rakernas PKS 2022.

Baca Juga: Berawal Empat Siswi, Klaster Penularan Virus Corona Ditemukan di SMAIT Nur Hidayah Kartasura

"Masih ada waktu satu tahun 8 bulan untuk bekerja agar terus naik perolehan suara PKS lewat kolaborasi dan transformasi. Meski belum diputuskan capres tapi kita dorong tokoh internal dari PKS bisa muncul," ujar Habib Aboe.*

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X