• Senin, 29 November 2021

WHO Belum Rekomendasikan Vaksin untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:30 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro saat memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jateng, Sabtu (23/10/2021).  (ANTARA/Aris Wasita)
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro saat memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jateng, Sabtu (23/10/2021). (ANTARA/Aris Wasita)

SOLO, harianmerapi.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sejauh ini belum merekomendasikan vaksin untuk anak 12 tahun ke bawah. Terkait hal ini masih menunggu adanya subjek penelitian yang memadai.

"Untuk vaksin 12 tahun ke bawah memang di beberapa negara sudah tersedia, tetapi di Indonesia karena WHO belum memutuskan untuk membolehkan maka kami mengikuti anjuran dan aturan dari sana," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/10/2021).

Menurutnya, kalau dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ingin sesuai standar, yang penting keamanan dan efektivitas. "Kalau dua ini sudah terpenuhi maka bisa mulai dicanangkan tetapi sejauh ini belum ada 'technical trial'," ujar Reisa.

Baca Juga: Resep Ayam 'KFC' Ala William Gozali, Crispy di Luar Lembut di Dalam

Dengan demikian, kata dia, saat ini belum ada vaksin yang direkomendasikan untuk anak di bawah 12 tahun.

Sementara itu, disinggung mengenai munculnya klaster Covid-19 di sejumlah sekolah, dikatakannya, pemerintah daerah harus menggencarkan 3T, yakni tracing, testing, dan treatment ke lingkungan sekitar anak.

"Protokol kesehatan juga harus diperketat lagi, ingat bahwa kita masih di tengah pandemi Covid-19 sehingga protokol kesehatan masih jadi yang utama," katanya.

Baca Juga: Mendapatkan Vaksin Moderna, Ketahui Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Berikut

Ia mengatakan hingga saat ini yang masih menjadi permasalahan adalah adanya orang tua yang abai dengan tidak mengenakan masker pada anak.

"Saya sering lihat orang tua pakai masker, anak nggak dipakaikan masker. Bagaimanapun juga prokes adalah basic, prokes ke anak harus dibiasakan, apalagi ada PTM. Orang di sekitar anak harus sudah divaksin sehingga anak bisa dapat perlindungan dari orang-orang sekitarnya. Ingat, anak bukan superman yang kebal terhadap Covid-19," demikian Reisa Broto Asmoro.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bazar Produk Tani, Petani Bangkit di Masa Pandemi

Rabu, 24 November 2021 | 18:20 WIB

Polsek Grogol Tangkap Perempuan Pelaku Curanmor

Selasa, 23 November 2021 | 20:00 WIB

Polres Sukoharjo Tangkap Lima Pengedar Sabu

Sabtu, 6 November 2021 | 15:24 WIB
X