• Sabtu, 29 Januari 2022

Oknum Kapolsek Parigi Moutong Langgar Kode Etik, Langsung Dicopot dan Dipindahkan ke Yanma Polda Sulteng

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:25 WIB
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto.  (ANTARA/Muhammad Izfaldi)
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto. (ANTARA/Muhammad Izfaldi)

PALU, harianmerapi.com - Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan asusila yang diduga oknum Kapolsek di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terhadap anak tahanan di kabupaten itu secara transparan.

Saat ini oknum Kapolsek tersebut telah dicopot dari jabatannya dan dipindahkan ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sulteng.

"Oknum Kapolsek tersebut sudah menjalani pemeriksaan oleh Propam sejak Jumat yang lalu, dan saat ini masih diperiksa lagi," kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto di Palu, Senin (18/10/2021) malam.

Baca Juga: Bejat! Oknum Kapolsek di Parigi Moutong Tiduri Anak Tahanan, Iming-imingi Dapat Membebaskan Ayah Korban

Ia menjelaskan oknum Kapolsek berpangkat Iptu inisial IDGN itu akan menjalani dua pemeriksaan sekaligus dari institusinya.

Terperiksa dalam dugaan telah melakukan pelanggaran etik sebagai seorang anggota Polri, kemudian akan diperiksa sebagai terduga pelaku dalam tindak pidana umum.

Meski begitu pihak Polda Sulteng belum mendetailkan pidana umum yang akan dikenakan terhadap oknum Kapolsek itu.

"Nanti akan kami sampaikan kembali updatenya dari penyidik seperti apa pidana umumnya pasalnya apa yang akan dikenakan, dan kita berkomimen untuk menyelesaikan keduanya itu baik dari sisi kode etiknya maupun pidananya," ujar Kombes Pol Didik.

Baca Juga: Anak Tahanan Ditiduri Oknum Kapolsek Parigi Moutong, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Akan Menempuh Jalan Damai

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X