• Sabtu, 29 Januari 2022

AFPI Catat 3.747 Aduan Masyarakat Terkait Penagihan Pinjol Ilegal yang Kasar

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:46 WIB
Suasana ruang kerja jasa Pinjol usai penggerebekan kantor jasa pinjaman online (Pinjol) oleh Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya di Cipondoh, Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2021). Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan 56 orang karyawan yang bekerja di bagian penawaran hingga penagihan.  (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Suasana ruang kerja jasa Pinjol usai penggerebekan kantor jasa pinjaman online (Pinjol) oleh Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya di Cipondoh, Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2021). Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan 56 orang karyawan yang bekerja di bagian penawaran hingga penagihan. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JAKARTA, harianmerapi.com - Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi mencatat sepanjang tahun 2021 ditemukan 3.747 pengaduan masyarakat atas pinjol ilegal.

Mayoritas aduan tersebut adalah kasus penagihan pinjol ilegal yang tidak beretika, kasar dan tidak manusiawi.

AFPI mengapresiasi dan mendukung langkah Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pinjaman online (pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat.

Baca Juga: Daftar Pinjol Resmi yang Terdaftar dan Berizin OJK

"Langkah ini diharapkan akan menciptakan rasa tenang bagi masyarakat, yang selama ini mengalami pengalaman bunga tinggi, penagihan kasar dan tidak beretika serta diakses dan disalahgunakan data pribadinya oleh para pinjol ilegal," kata Adrian melalui keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Selanjutnya, sebagai wujud komitmen dan dukungan asosiasi dalam pemberantasan pinjol ilegal, serta terkait dalam rangkaian penindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, per tanggal 15 Oktober 2021, AFPI telah memberhentikan keanggotaan PT. Indo Tekno Nusantara sebagai anggota pendukung (member associate) kategori agen penagihan, dikarenakan perusahaan tersebut melayani penagihan pinjol ilegal.

Saat ini, jumlah anggota yang berada di bawah naungan AFPI terdiri dari 106 perusahaan penyelenggara Fintech Pendanaan Bersama dan 43 anggota pendukung ekosistem fintech, diantaranya juga termasuk perusahaan penyedia jasa penagihan.

Baca Juga: Pinjol Ilegal, Kenapa Baru Heboh Sekarang ?

Salah satu tugas AFPI adalah memastikan semua anggota bekerja sesuai dengan pedoman perilaku yang ditetapkan asosiasi serta dipastikan terdaftar dan mendapat izin dari OJK.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X