• Sabtu, 29 Januari 2022

Karyawan Pinjol Online yang Digrebek Dikembalikan Jogja, Polisi: Dibina untuk Cari Pekerjaan yang Lebih Baik

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:18 WIB
Puluhan karyawan perusahaan penyedia jasa pinjaman online (pinjol) ilegal mendapatkan pembinaan di Masjid Polsek Bulaksumur, Sleman, Sabtu (16/10) malam.  (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)
Puluhan karyawan perusahaan penyedia jasa pinjaman online (pinjol) ilegal mendapatkan pembinaan di Masjid Polsek Bulaksumur, Sleman, Sabtu (16/10) malam. (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)

SLEMAN,harianmerapi.com-Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polda Jawa Barat, sebanyak 79 karyawan praktik pinjaman online (pinjol) yang ditangkap di Samirono Depok Sleman, akhirnya dipulangkan ke Yogyakarta, Sabtu (16/10/2021) malam.

Rombongan ini sampai di Polsek Bulaksumur sekitar pukul 20.00 WIB dengan menggunakan 3 bus dengan pengawalan ketat polisi. Selanjutnya mereka mendapatkan pembinaan oleh aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Bulaksumur Kompol Neko Budi Andoyo SH, mengatakan para pegawai tersebut diserahkan dari Polda Jawa Barat untuk dikembalikan kepada keluarganya sementara. Karena masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: 77 Karyawan Pinjol Ilegal Dipulangkan ke Jogja

"Masih dalam penyelidikan, apakah para pegawai tersebut masih ada keterlibatan atau tidak. Untuk kondisi para pegawai sehat seperti pada waktu dibawa ke Polda Jawa Barat," kata Kompol Neko, Minggu (18/10/2021).

Dikatakan Kompol Neko, sebenarnya ada 79 orang pegawai yang dikembalikan pada pihak keluarganya. Kendati demikian, 2 orang pegawai sudah di jemput keluarganya saat masih berada di Polda Jawa Barat.

Kompol Neko menjelaskan, nantinya para pegawai tersebut boleh kembali ke pihak keluarganya dan mengambil kembali kendaraannya yang pada saat kejadian dititipkan di Polsek Bulaksumur. Sambil menggu proses penyidikan.

Baca Juga: Giliran Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digrebek: Punya 1.600 Nasabah, Omzet Rp 3,5 Miliar

"Mereka selanjutnya akan diberi pembinaan dalam melakukan pekerjaan yang harus juga mengedepankan masalah nurani," jelasnya.*

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X