• Rabu, 19 Januari 2022

Indonesia Puncaki Kekuatan Militer di Asia Tenggara, DPR Apresiasi Kinerja Menhan Prabowo Subianto

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:45 WIB
Dokumentasi - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berjanji akan menjelaskan secara gamblang terkait rencana strategis Indonesia bidang pertahanan-keamanan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR pada Rabu (2/6).  (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Dokumentasi - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berjanji akan menjelaskan secara gamblang terkait rencana strategis Indonesia bidang pertahanan-keamanan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR pada Rabu (2/6). (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)


JAKARTA, harianmerapi.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto telah bekerja maksimal atau "all out" dalam rangka memperkuat pertahanan Indonesia.

Hal itu menurut dia terlihat dari data Global Firepower yang menunjukkan bahwa kekuatan militer Indonesia berada di peringkat teratas di Asia Tenggara dan menempati posisi ke 16 dari 140 negara di seluruh dunia pada tahun 2021.

"Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto di saat yang sama juga terus melakukan upaya modernisasi alutsista, juga berupaya memperbesar dan memperkuat TNI melalui pembentukan komponen cadangan TNI yang ditetapkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu," kata Dasco di Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Oknum TNI Bantu Selebgram Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Begini Penjelasan Lengkap Kodam Jaya

Dalam situs Global Firepower disebutkan kekuatan militer Indonesia menempati peringkat pertama di Asia Tenggara, diikuti Vietnam, Thailand, Myanmar, Singapura, Malaysia, Filipina, Kamboja, dan Laos.

Menurut Dasco, dari data Global Firepower tersebut, kekuatan militer Indonesia memperoleh skor sebesar 0,2684 poin, sehingga dengan jumlah angka tersebut artinya kekuatan militer Indonesia hampir serupa dengan kekuatan militer negara maju.

"Untuk mengisyaratkan makin tinggi tingkatan militer suatu negara maka artinya skor 'power index' negara tersebut semakin kecil. Begitu juga sebaliknya, apabila skor 'power index' yang diperoleh semakin besar, maka makin rendah peringkat militernya," ujarnya.

Lebih dari 50 indikator menjadi faktor penilaian Global Firepower untuk menghitung skor power index tiap negara. Negara-negara kecil yang memiliki kelebihan dalam perhitungan di beberapa indikator menjadi keunggulan mereka untuk bersaing dengan negara-negara yang lebih maju.

Baca Juga: Anggaran Pemilu 2024 Melonjak Tiga Kali Lipat, Anggota DPR: Harus Dihitung Ulang

Menurut Dasco, beberapa waktu lalu Prabowo membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis fregat tipe Arrowhead dari Inggris yang dapat memperkuat Indonesia dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, termasuk di Laut Natuna Utara.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibu Kota Negara di Kalimantan Bernama Nusantara

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:30 WIB
X