• Rabu, 20 Oktober 2021

Gubernur Lemhanas Ingatkan Jangan Mudah Beri Kesempatan Militer Masuk Urusan Domestik

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:05 WIB
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Agus Widjojo.  (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Agus Widjojo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, harianmerapi.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Agus Widjojo, mengingatkan jangan terlalu mudah memberi kesempatan militer masuk urusan domestik, ketik presiden di suatu negara berasal dari kalangan sipil .


Ia memberi contoh, ketika terjadi bencana dengan skala besar, jangan langsung meminta bantuan kepada militer atau TNI.

“Coba pakai sistem administrasi sipil dulu,” kata dia, dalam buku Tentara Kok Mikir: Inspirasi Out Of The Box Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Baca Juga: 3 Strategi Besar Ekonomi dan Bisnis, Simak Penjelasan Presiden Jokowi

 

Hal itu dia katakan sebagai bagian dari salah satu pemikirannya terkait reformasi militer dan profesionalisme TNI dan dituangkan ke dalam buku Tentara Kok Mikir: Inspirasi Out Of The Box Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo yang diluncurkan pada Rabu (25/8) di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta.

Selain tidak mudah memberikan kesempatan TNI untuk masuk ke urusan domestik, pemikiran dia terkait reformasi militer yang beririsan dengan demokrasi lainnya adalah tidak melihat sistem politik dari peraturan, anggaran atau ekonomi, melainkan harus dilihat dari aspek budaya.

"Ada banyak negara yang demokrasinya tidak kuat bukan hanya gara-gara sistem ekonomi, tapi karena budayanya," ujar dia.

Baca Juga: Fadli Zon Raih Penghargaan AIPA Karena Berperan Perkuat Forum Parlemen ASEAN

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X