• Jumat, 21 Januari 2022

JPU Yakini PN Bantul Berwenang Adili Kasus 'Sate Sianida' Karena Perbuatan Terjadi di Bantul

- Senin, 4 Oktober 2021 | 13:24 WIB
Hakim PN Bantul saat memimpin jalannya sidang tanggapan jaksa atas keberatan tim penasihat hukum Nani Apriliani Nurjaman. (Foto:Yusron Mustaqim)
Hakim PN Bantul saat memimpin jalannya sidang tanggapan jaksa atas keberatan tim penasihat hukum Nani Apriliani Nurjaman. (Foto:Yusron Mustaqim)

BANTUL, harianmerapi.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bantul dalam tanggapan atas keberatan tim penasihat hukum meyakini terjadinya keracunan sate sianida yang menimpa korban Naba Faiz Prasetya (10) sebagai perbuatan terdakwa Nani Apriliani Nurjaman (25), warga Majalengka Jawa Barat terjadi di Dusun Salakan Kalurahan Bangunharjo Kapanewon Sewon Bantul.

Dengan begitu terjadinya keracunan sebagai akibat perbuatan pembunuhan berencana yang dilakukan terdakwa terjadi di wilayah hukum Pengadilan Negeri (PN) Bantul.

Meskipun Naba bukanlah target dari pembunuhan atau sebagai korban salah sasaran namun akibat perbuatannya itu membuat nyawa anak SD Muhammadiyah 4 Karangkajen ini meninggal dunia.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Bisbul, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

"Terjadinya keracunan terhadap Naba dan ibunya Titik Rini berada di Dusun Salakan yang termasuk wilayah hukum Pengadilan Negeri Bantul," ujar jaksa Luk Luk Rafiqul Huda SH dalam pembacaan tanggapan atas keberatan tim penasihat hukum Nani yang disampaikan dalam sidang virtual di PN Bantul, Senin (4/10/2021).

Untuk itulah JPU menolak semua dalil-dalil tim penasihat hukum Nani yang menyatakan PN Bantul tidak berwenang mengadili.

Selain itu jaksa juga menolak PN Yogyakarta yang memiliki kewenangan mengadili perkara ini sebagaimana keberatan tim penasihat hukum terdakwa dalam sidang sebelumnya.

Baca Juga: Korut Akan Pulihkan Hotline dengan Korsel, Ketegangan Mulai Mencair

Dengan pertimbangan tersebut, penuntut umum meminta agar majelis hakim menolak seluruh keberatan tim penasihat hukum terdakwa dan melanjutkan perkara dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X