Usulan dana pusat pembangunan JLT di Sukoharjo butuh Rp 360 miliar

- Senin, 27 Maret 2023 | 11:15 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat membuka Kampung Ramadhan. (Wahyu imam ibadi)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat membuka Kampung Ramadhan. (Wahyu imam ibadi)


HARIAN MERAPI - Pemkab Sukoharjo membutuhkan dana sebesar Rp 360 miliar untuk merealisasikan pembangunan secara keseluruhan Jalur Lingkar Timur (JLT).

Besarnya kebutuhan dana akan diajukan pemenuhannya dengan meminta bantuan kepada pemerintah pusat. Usulan sudah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo melalui aplikasi Sitia sesuai surat edaran Dirjen Binamarga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Senin (27/3) mengatakan, DPUPR Sukoharjo sampai saat ini belum menerima petunjuk lebih lanjut mengenai program pembangunan JLT dari Pemkab Sukoharjo.

Baca Juga: Waspadai penyakit TBC di Gunungkidul, 15 orang meninggal, begini imbauan Dinkes

Proses persiapan pembangunan JLT baru saja diselesaikan di tahun 2021 dan 2022 berupa pembebasan tanah. Sedangkan tahun 2023 masih menunggu kebijakan lanjutan Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

DPUPR Sukoharjo tetap memasukan pembangunan JLT sebagai prioritas dan masuk perencanaan jangka panjang. Hal ini dilakukan mengingat keberadaan JLT kedepan sangat dibutuhkan Pemkab Sukoharjo. Namun karena besarnya kebutuhan dana membuat realisasi pembangunan belum bisa segera dilaksanakan sekarang.

Kebutuhan dana besar membuat DPUPR Sukoharjo berencana mengajukan bantuan keuangan ke pemerintah pusat. Hal sama juga diharapkan Pemkab Sukoharjo mengingat bantuan dari pusat sangat membantu.

Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Rute Surabaya-Singapura PP

DPUPR Sukoharjo berencana mengajukan semua kebutuhan dana pembangunan JLT sesuai dengan Detailed engineering design (DED) sebesar Rp 360 miliar. Nilai tersebut untuk kebutuhan pembangunan secara keseluruhan JLT dari segmen awal sampai akhir sesuai perencanaan.

"Sudah ada surat edaran dari Dirjen Binamarga dimana isi surat didalamnya menjelaskan bagi daerah yang akan mengajukan program pembangunan diminta mengusulkan melalui aplikasi Sitia. Dan akan kami ajukan," ujarnya.

Pengajuan usulan tersebut dikatakan Bowo diharapkan dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat. Sebab Pemkab Sukoharjo sangat membutuhkan tambahan dana untuk merealisasikan pembangunan JLT.

"Tinggal pembangunan fisik JLT saja. Untuk pembebasan tanah sudah selesai. Karena kebutuhan dana besar makanya butuh bantuan pusat," lanjutnya.

Dalam surat edaran Dirjen Binamarga dijelaskan daerah yang akan mengajukan usulan program pembangunan pusat harus sudah memiliki DED. DPUPR Sukoharjo sendiri sudah memiliki DED JLT dengan kebutuhan dana Rp 360 miliar.

"Syarat DED sesuai permintaan pusat sudah terpenuhi untuk JLT. Kami juga akan bongkar data atau file di Binamarga Sukoharjo mana saja program pembangunan yang sudah ada DED akan kami usulkan pengajuan kebutuhan dana ke pemerintah pusat," lanjutnya.

Baca Juga: Keluarga Ungkap Penyebab Kematian Bripka Arfan Penuh Kejanggalan, Polda Sumut Kembali Periksa TKP

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X