• Jumat, 22 Oktober 2021

Kisah dan Pesona Ratu Kalinyamat 5: Banyak Konflik Terjadi Setelah Suami Meninggal

- Minggu, 19 September 2021 | 06:55 WIB
Banyak konflik yang terjadi setelah suami Ratu Kalinyamat meninggal. (Ilustrasi Pramono Estu)
Banyak konflik yang terjadi setelah suami Ratu Kalinyamat meninggal. (Ilustrasi Pramono Estu)

ADIPATI memahami perintah yang telah dititahkan Arya Penangsang kepada mereka dan berangkat ke pajang. Akan tetapi usaha mereka gagal karena Pangeran Hadiwijaya sangat sakti.

Bahkan, karena kejadian itu orang-orang Arya Penangsang dapat ditangkap dan keris Kyai Kober dirampas oleh Hadiwijaya.

Kegagalan adipatinya membuat Arya Penangsang geram dan kesal. Ia pun mendesak Sunan Kudus agar memanggil Pangeran Hadiwijaya ke Kudus dengan dalih akan membicarakan masalah keilmuan sejati.

Baca Juga: Diganggu Hantu Usus 3: Pergi Sakit, Pulang Sudah Sehat Walafiat

Meskipun tujuan utamanya ingin membunuh Pangeran Hadiwijaya. Meski Pangeran adalah orang yang kuat, ia menyadari ia adalah seorang murid dan ia pun merasa gugup karena begitu mendadak dan segera berkemas. Sebelum berangkat, Pangeran Hadiwijaya diperingatkan oleh Ki Pemahan dan Penjawi.

“Pangeran dipanggil menghadap ke Kudus apakah Pangeran yakin untuk membicarakan ilmu? Kami yakin itu tidak melainkan siasat dan ini ada hubungannya dengan pencuri yang datang ke istana Pajang beberapa waktu lalu. Sebaiknya bawalah prajurit untuk menemani Pangeran dan janganlah lengah kewaspadaan.”

Mendengar nasihat itu, Pangeran Hadiwijaya menjadi tenang dan memerintahkan semua prajurit untuk bersenjata lengkap dan bersamanya ikut ke Kudus.

Baca Juga: Kejujuran Membawa Nikmat 21: Menjalani Kehidupan Baru Tanpa Orang Tua

Pangeran pun bernagkat ditemani oleh Ki Pemanahan, Ki Penjawi, dan Danang Sutawijaya, serta putra Pemanahan yang diangkat menjadi putra sulung Hadiwijaya dan bergelar Raden Ngabehi Loring Pasar.

Setibanya di Kudus, Pangeran Hadiwijaya menanti gurunya di Paseban luar, sementara prajurit pengiringnya dengan penuh kewaspadaan mengawasinya dari kejauhan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anakku Mau Diambil Perempuan Penghuni Rumah Kuna

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:05 WIB

Mensyukuri Nikmat 41: Mimpi Meraih Cita-cita

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:28 WIB

Misteri Suara 'Tulung...Tulung....' di Ujung Kampung

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:40 WIB

Mensyukuri Nikmat 39: Tersingkir dari Rumah Sendiri

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB
X