Lima manfaat hidup sederhana, diantaranya senantiasa bersyukur atas apa yang dimiliki

- Jumat, 11 November 2022 | 06:18 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

HARIAN MERAPI - Hidup sederhana dalam pandangan Islam berarti membebaskan segala ikatan yang tidak diperlukan dalam rangka meraih kebahagiaan dunia akhirat.

Berbeda dengan kemiskinan, kesederhanaan merupakan suatu pilihan, keputusan untuk menjalani hidup yang berfokus pada apa yang benar-benar berarti.

Hidup sederhana merujuk kepada sejumlah praktik sukarela untuk menyederhanakan hidup pada diri seseorang.

Baca Juga: Berbagai bentuk ‘Uququl Walidain, diantaranya mencela secara langsung maupun tidak langsung

Hendaknya kita semua mampu mengendalikan hawa nafsu kita, sehingga tidak diperdayakan oleh kehidupan dunia yang penuh dengan kemewahan,

kelezatan dan kesenangan yang dapat membutakan hati dan perasaan.

Firman Allah SWT: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah, 2:195).

Juga firman-Nya: “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isra' 17:27).

Menikmati kehidupan sebaiknya jangan terlalu berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik dan bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam.

Ada banyak pola hidup sederhana sebagaimana dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW,
seperti tidak bermewah-mewah dalam mendekorasi rumah, makan dan minum seadanya,

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Muslim terhadap Al Qu’ran

Rabu, 1 Februari 2023 | 06:17 WIB
X