• Rabu, 30 November 2022

Agama Islam sebagai Agama Samawi

- Selasa, 13 September 2022 | 06:47 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok Pribadi)

HARIAN MERAPI - Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah mata rantai terakhir dari agama Allah SWT yang diturunkan melalui para Rasul terdahulu.

Sebagaimana firman-Nya: “Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya” (QS, Asy-Syura, 42:13).

Sasaran agama Islam yang dibawa oleh Muhammad SAW adalah ummat manusia seluruh alam (universal), QS Saba:28, Al-Ambiya’:107, Al’A’raf:158.

Baca Juga: Resep hidup bahagia di tengah badai kehidupan, di antaranya dengan husnudhan kepada Allah SWT

Sedangkan sasaran agama para Rasul sebelumnya adalah ummat atau kaum tertentu saja (lokal), QS, Ar-Rum:47; Hud: 25, 50, 61, 84, 79; Ali Imran: 47, 47-49.

Seluruh Rasul Allah diutus untuk membawa ajaran yang sama yaitu Islam.

Hal ini tersebut dalam al-Qur’an antara lain: Nabi Ibrahim AS (1800 SM), Ismail dan Ya’qub diutus dengan membawa Islam (Al-Baqarah, 2: 130).

Nabi Musa AS (1300 SM) diutus kepada Bani Israil dengan membawa Islam (QS, Al-A’raf: 125-126).

Nabi Isa AS diutus (juga) kepada Bani Israil dengan membawa Islam (QS, Ali Imran: 52).

Semua syariat samawi diturunkan Allah di kawasan Timur Tengah.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hidup seimbang dalam keridhaan Allah SWT

Senin, 28 November 2022 | 05:46 WIB

Landasan utama penerapan pendidikan inklusi di Indonesia

Selasa, 22 November 2022 | 05:30 WIB

Bersikaplah jujur dalam setiap keadaan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:02 WIB

Muhasabah menuju masa depan lebih baik

Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:30 WIB
X