• Rabu, 29 Juni 2022

Tujuan Pendidikan dalam Pandangan Islam adalah Melahirkan Hamba-hamba Allah Yang Maha Rahman (‘Ibadurrahman)

- Senin, 9 Mei 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

harianmerapi.com - Pendidikan dalam pandangan Islam dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.

Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari tujuan pendidikan.

Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan.

Baca Juga: Pemimpin yang Zalim 49: Adu Kekuatan Dua Kubu yang Bersaing Menggelar Demo di Halaman Balai Desa

Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai hamba-hamba Allah Yang Maha Rahman (ibadurrahman).

Pendidikan menurut Islam adalah membentuk seorang muslim yang mampu melaksanakan kewajibannya kepada Allah, sebagaimana firman Allah yang artinya,

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat, 51 : 56).

Maksud dari kata menyembah di ayat ini adalah mentauhidkan Allah dalam segala macam bentuk ibadah, baik ibadah umum maupun ibadah khusus.

Ayat ini dengan tegas menyatakan bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia di dunia ini hanya untuk beribadah kepada Allah saja.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Empat Kunci Masuk Surga

Senin, 20 Juni 2022 | 05:30 WIB

Keadilan Sosial, Konsep dan Nilai Positifnya

Jumat, 3 Juni 2022 | 06:08 WIB
X