• Jumat, 12 Agustus 2022

Epilepsi Kambuh, Acep Jatuh ke Sumur Sedalam 60 Meter, Jasadnya Berhasil Dievakuasi Basarnas Denpasar

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:10 WIB
 Tim SAR mengevakuasi jenazah seorang warga yang pada Jumat (17/6/2022) jatuh ke sumur di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.  ( ANTARA/HO-Basarnas Bali)
Tim SAR mengevakuasi jenazah seorang warga yang pada Jumat (17/6/2022) jatuh ke sumur di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. ( ANTARA/HO-Basarnas Bali)

DENPASAR, harianmerapi.com - Asep Tendi (33) alias Acep jatuh ke dalam sumur sedalam 60 meter di Banjar Gembang, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar pun telah berhasil mengevakuasi jasad Acep, Sabtu (18/6/2022).

Disebutkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Gede Darmada melalui keterangan tertulis yang diterima di Denpasar, Sabtu, petugas yang mengevakuasi jasad Acep dari sumur dilengkapi dengan alat bantu pernafasan (Self Contained Breathing Apparatus/SCBA).

Baca Juga: Siapkan Lima Lagu, Super Junior akan 'Comeback' lewat Album Bertajuk 'The Road: Keep on Going'

"Tujuh personel dari Basarnas Unit Tugas Jimbaran berangkat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi."

"Petugas menurunkan seorang anggota Basarnas ke dalam sumur dengan dilengkapi SCBA guna mengantisipasi kemungkinan ada gas beracun di dalam sumur," kata Gede Darmada.

Menurut keterangan Agus, warga Banjar Gambang yang mengetahui kejadian itu, Acep jatuh ke sumur saat hendak menimba air dan sebelum terjatuh tubuhnya kejang karena mengalami serangan epilepsi.

Warga yang melihat kejadian itu pada Jumat malam (17/6) langsung menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan, yang mengerahkan petugas ke lokasi kejadian setelah menerima laporan mengenai kejadian itu pada pukul 21.40 WITA.

Baca Juga: Hukuman Menanti Pihak-pihak yang Terkait, PSSI Investigasi Kasus Meninggalnya Suporter di Stadion GBLA

Proses evakuasi jenazah korban berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan melibatkan petugas Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepolisian Sektor Mengwi, dan Dinas Pemadam Kebakaran serta relawan dan keluarga korban.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X