• Selasa, 5 Juli 2022

Tagar Dudung Dungu Tranding di Twitter, TNI AD Jelaskan Maksud KSAD Jenderal Dudung Soal Belajar Agama

- Senin, 6 Desember 2021 | 12:15 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Foto: instagram @dudung_abdurachman)
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Foto: instagram @dudung_abdurachman)


JAKARTA,harianmerapi.com-Kepala Staf Angatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tengah jadi sorotan di media sosial. Ini tak lepas dari pidato soal belajar agama yang dinilai tak pas. Bahkan, tagar Dudung Dungu pun tranding di Twitter.

TNI AD langsung merespons kejadian ini. Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna di Kantor Dispenad Jakarta, Senin (6/12/2021) menjelaskan jika maksud Jenderal Dudung tak seperti yang ditafsirkan.

"Dampak terlalu mendalam mempelajari agama, tanpa adanya guru atau ustadz pembimbing yang ahli dalam ilmunya, lama-lama akan terjadi penyimpangan. Itulah maksud yang disampaikan KSAD pada video yang ditayangkan di akun Youtube Dispenad pada saat memberikan kultum usai sholat subuh bersama prajurit Kodam XVIII/Cenderawasih," ujar Tatang seperti dikutip dari website resmi Penerangan TNI AD.

Baca Juga: KSAD Dudung Abdurachman Ungkap Detik-detik Pencopotan Baliho Habib Rizieq: Jam 12 Malam Satpol Digruduk Massa

Tatang menjelaskan, dia juga turut hadir dalam pengajian tersebut. Dikatakan jika saat ini banyak orang yang mendalami agama tanpa adanya guru yang ahli, sehingga mudah terpedaya dengan oknum yang menafsirkan agama tidak sesuai dengan ajaran Rosululloh.

“Dengan belajar agama sendiri, apalagi secara mendalam tanpa guru, cenderung akan mudah terpengaruh. Pada akhirnya justru akan dapat menimbulkan penyimpangan-penyimpangan,” jelasnya.

Sebelumnya, stetmen Jenderal Dudung jadi sootan setelah video mengisi kuliah Subuh viral di media sosial. Dalam stetmennya, Jenderal Dudung mengimbau agar anggota TNI tak mempelajari agama terlalu dalam jika tak didampingi guru yang ahli.

Baca Juga: Dudung Abdurachman Cerita Julukan Jenderal Baliho dan Momen Turunkan Baliho Habib Rizieq: Mendidih Darah Saya

“Misalnya, kata hadis ini ikut. Kemudian, kata hadis yang lain, juga ikut. Oleh karenanya, jangan terlalu dalam mempelajari agama tanpa guru pembimbing yang ahli. Berbeda apabila ada yang mengarahkan dan membimbing dengan benar dan ahli,” ujar Kadispenad memberikan klarifikasi.*

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X