• Rabu, 1 Desember 2021

Narkoba Gagal Diselundupkan ke Lapas Lewat Speaker Aktif, Pengirim Tak Diketahui

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:37 WIB
Upaya penyelendupan narkotika ke Lapas Porong Sidoarjo, melalui speaker aktif (Foto: Dokumentasi Kanwilmumham Jatim)
Upaya penyelendupan narkotika ke Lapas Porong Sidoarjo, melalui speaker aktif (Foto: Dokumentasi Kanwilmumham Jatim)

SURABAYA,harianmerapi.com- Sejumlah narkoba berbagai jenis diamankan petugas Lapas Surabaya yang ada di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Narkoba disimpan di dalam speaker aktif dan gagal diselundupkan ke dalam lapas. Hingga kini petugas masih memburu siapa yang mengirim paket narkoba itu.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono dalam keterangan tertulis di Sidoarjo, Minggu (17/10/2021) mengatakan petugas lapas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat paket narkotika berbagai jenis yang diselundupkan dalam speaker aktif.

"Speaker aktif tersebut dikirimkan ke lapas melalui jasa ekspedisi," katanya.
Ia mengatakan, paket itu ditujukan untuk nama yang tidak dikenal dan ketika ditelusuri, tidak ada nama pegawai maupun narapidana dengan nama pengiriman paket tersebut.

Baca Juga: 1 Kg Sabu-sabu Disita Polres Karimun, 18 Orang Ditangkap

Namun, lanjut dia, paket tersebut diterima oleh seorang narapidana yang menjadi tahanan pendamping berinisial DD. Narapidana kasus pencurian itu langsung ditegur oleh Kasi Keamanan dan Ketertiban Nurcahyo Wicaksono.

Pria yang akrab disapa Cahyo itu lalu menanyakan peruntukannya, kemudian DD menjawab bahwa paket tersebut untuk WBP berinisial RZ yang ditempatkan pada Blok C.

"Sesuai SOP yang berlaku, barang tersebut tidak diperbolehkan masuk, sehingga petugas melakukan penggeledahan barang tersebut," ujar Krismono.

Sekilas tidak ada yang aneh. Karena speaker tersebut adalah barang baru lengkap dengan kardus yang masih bagus, kemudian petugas mengeluarkan satu per satu barang yang ada dalam paket tersebut.

Baca Juga: Sabu Diselundupkan Lewat Tembok Lapas Semarang, Digagalkan Petugas

"Petugas mencurigai bagian subwofer yang lebih berat dari biasanya," lanjut Krismono.
Setelah dibuka didapati bahwa satu paket panjang dengan 15 centimeter pipih diduga merupakan psikotropika jenis happy five. Satu paket terbesar berisi pil koplo. Dan dua paket lainnya masing-masing sekitar 10 centimeter persegi dan 5 centimeter persegi berisi serbuk putih diduga sabu-sabu.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X