• Senin, 3 Oktober 2022

Cak Lontong Berbagi Tips Memajukan Pendidikan dengan Teknologi, Salah Satunya Tak Boleh Minder

- Selasa, 21 Desember 2021 | 17:45 WIB
Gaya Cak Lontong saat bicara dalam Webinar Festival ROTI SEVIMA, Selasa (21/12/2021) siang. (Dok. SEVIMA.)
Gaya Cak Lontong saat bicara dalam Webinar Festival ROTI SEVIMA, Selasa (21/12/2021) siang. (Dok. SEVIMA.)

SURABAYA, harianmerapi.com - Ir. Lies Hartono yang lebih dikenal sebagai komedian dengan nama 'Cak Lontong', berbagi tips untuk ibu dan dosen di seluruh Indonesia guna memajukan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.

Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu diikuti ribuan pemirsa Webinar Festival ROTI SEVIMA, Selasa (21/12/2021) siang.

Kecerdasan anak tidak hanya tergantung dengan pendidikan, sumber daya manusia, dan pemenuhan gizi.

Baca Juga: Penderita Gangguan Jiwa Meningkat Signifikan, Pemkab Kulon Progo Minta Warga Bahu Membahu Lakukan Pencegahan

Dukungan teknologi, sebut Cak Lontong, dapat menjadi sebuah booster untuk membuat mutu serta kualitas pendidikan tersebut menjadi lebih baik. Di tangan ibu dan dosen yang handal, teknologi juga bisa menjadi alat pendidikan yang baik karena bisa menjadi sumber berbagai macam bahan bacaan dan video literatur.

“Pendidikan yang berkualitas tak hanya membutuhkan SDM yang kompeten saja, namun teknologi juga sangat mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia saat ini Mikir!,” ungkap alumni kebanggaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini secara virtual.

Cara Memanfaatkan Teknologi ala Cak Lontong

Menurut Cak Lontong, Pendidikan di Indonesia akan terus maju dan berkembang jika teknologi dimanfaatkan seperti ini:

Baca Juga: Makan Sate Bonus Staples, Helm Bisa Nyetrum dan Penjual Balon Nangis tapi Anak-anak Malah Bersorak-sorak

Pertama, harus bisa mengubah mindset. Kini Indonesia bukanlah sebuah negara tertinggal. Pendidikan di Indonesia memiliki sumber daya manusia dengan segudang keahlian hebat. Tapi tak jarang Indonesia masih terjebak dengan cara-cara lama dalam belajar dan bekerja.

“Saya insinyur elektro dan sebenarnya minder juga kalau ketemu orang ITS lainnya, karena saya satu-satunya insinyur yang jadi pelawak. Tapi kita perlu optimis dengan cara minimalis, ubah mindset, yaitu ilmu teknologi tetap saya pakai untuk hal-hal lain seperti mengajar anak."

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X