UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen jadi Rp 1.958.169,69

- Selasa, 29 November 2022 | 07:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Jateng 2023 di Semarang, Senin (28/11/2022).  (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Jateng 2023 di Semarang, Senin (28/11/2022). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng)

HARIAN MERAPI - Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah Tahun 2023 mengalami kenaikan 8,01 persen atau Rp 145.234,26 dibandingkan UMP tahun sebelumnya.

“UMP 2023 naik Rp1.958.169,69 dari sebelumnya Rp1.812.935,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilansir dari Antara di Semarang, Senin (28/11/2022).

Ganjar menjelaskan bahwa penetapan UMP 2023 mendasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Baca Juga: Jokowi dan Ganjar Pranowo blusukan ke Pasar Malangjiwan, temukan kenaikan harga kedelai dan minyak

“Permenaker 18 Tahun 2022 menyatakan bahwa penetapan UMP ini memperhatikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, serta nilai alfa (tingkat kepercayaan),” ujarnya.

Nilai alfa merupakan wujud indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu yaitu 0,10 (nol koma satu nol) sampai dengan 0,30 (nol koma tiga nol).

Menurut dia, penentuan nilai αlfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

Baca Juga: Semarak Pesta Retail Yogyakarta, SRC rangkul seribu toko kelontong di DIY dan Jateng

“Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik yaitu Badan Pusat Statistik (BPS),” katanya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X