• Rabu, 30 November 2022

Fasilitasi Pojok Bulaksumur, UGM pererat komunikasi dengan wartawan

- Sabtu, 10 September 2022 | 06:10 WIB
Dr Arie Sujito bersama Drs Hudono SH memukul kentongan saat launching (peluncuran) Pojok Bulaksumur di Selasar Tengah Gedung Pusat UGM  (Foto : Dok. Humas UGM )
Dr Arie Sujito bersama Drs Hudono SH memukul kentongan saat launching (peluncuran) Pojok Bulaksumur di Selasar Tengah Gedung Pusat UGM (Foto : Dok. Humas UGM )

HARIAN MERAPI - Hubungan antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan wartawan kian mesra. Hal ini diwujudkan dengan diluncurkannya Pojok Bulaksumur oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Dr. Arie Sujito, di Selasar Tengah Gedung Pusat UGM, Jumat (9/9/2022).

Pojok Bulaksumur dikemas dalam dialog santai menghadirkan gerobag angkringan dengan makanan khas seperti nasi kucing, wedang jahe dan lainnya.

Dengan konsep tersebut serasa tidak ada jarak antara pimpinan UGM dengan media, baik yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) maupun Forum Wartawan Kampus Gadjah Mada (Fortakgama).

Baca Juga: AKBP Pujiyarto dijatuhi sanksi minta maaf dan dijatuhi sanksi administrasi selama 28 hari

“Ini (Pojok Bulaksumur) menjadi media silaturahmi dan sharing informasi antara UGM dengan wartawan yang akan rutin dilaksanakan satu bulan sekali,” papar Arie.

Menurutnya, dalam membangun komunikasi perlu diimbangi antara komunikasi secara virtual dengan tatap muka. Sebab, dengan adanya disrupsi saat ini, informasi yang sangat cepat jika tidak diimbangi dengan pertemuan secara tatap muka akan menimbulkan lipatan yang menjadikan distorsi.

"UGM secara fisik memang dekat, namun secara sosiologis jauh. Melalui Pojok Bulaksumur ini menjadi titik temu antara UGM dengan para pemangku kepentingan membesarkan ide UGM bersama media," katanya.

Baca Juga: Waspadai cuaca ekstrem sepekan ke depan, BMKG : masyarakat harus hati-hati

Gelombang pasang media sosial, lanjut Arie, menjadi sebuah babak baru percepatan disrupsi.

Kecepatan informasi membawa pengaruh besar bagi ruang-ruang diskusi untuk diisi. Kendati begitu, ada tantangan besar belum adanya korelasi positif antara kecepatan, kualitas, serta nilai dalam informasi tersebut.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X