• Kamis, 29 September 2022

Dispertan PP Karanganyar lacak babi tertular PMK, peternak diminta hentikan mandikan hewan ternak di sungai

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:35 WIB
Salah saru kandang babi di Karanganyar. Tak hanya sapi PMK juga bisa menular ke hewan ternak lain.  (Abdul Alim)
Salah saru kandang babi di Karanganyar. Tak hanya sapi PMK juga bisa menular ke hewan ternak lain. (Abdul Alim)

HARIAN MERAPI - Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar menyarankan peternak babi berhenti memandikannya di aliran anak sungai Bengawan Solo.

Petugas dinas terkait mengimbau hewan-hewan itu dikarantina, menyusul dugaan sejumlah babi tertular penyakit kuku dan mulut (PMK).

Kepala Bidang Peternakan Dispertan PP Karanganyar Heri Sulistyo mengatakan pelacakan menyasar kandang-kandang babi di wilayah Desa Sroyo, Jaten. Sejauh ini, belum ditemukan suspek.

Baca Juga: Pejalan kaki tewas tertabrak Innova dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Solo-Tawangmangu Karanganyar

Ia meminta para peternak babi jujur perihal kondisi ternak-ternaknya. Awalnya, ia mendapat informasi adanya penularan PMK dari masyarakat.

"Tolong jujur agar bisa ditangani segera. Jangan sampai merebak. PMK ini bisa dicegah dan ternak bisa diobati," katanya di Karanganyar, Kamis (11/8/2022).

Lanjutnya, PMK tak hanya menjangkiti sapi. Namun juga bisa menular ke ternak lain seperti babi, kambing, domba, kuda dan kerbau.

Langkah efektif pencegahan dengan mengarantina suspek harus dilakukan sejak dini supaya virus tak menyebar. Pengobatan ke ternak berpenyakit kuku dan mulut perlu dilakukan secara benar.

Baca Juga: Ferdy Sambo diperiksa sebagai tersangka di Mako Brimob, ini penjelasan Kadiv Humas Polri

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dishub Sukoharjo temukan angkudes naikkan tarif

Kamis, 22 September 2022 | 17:50 WIB
X