• Kamis, 29 September 2022

Waspada kejahatan perdagangan orang berkedok beasiswa ke luar negeri: ada yang dipaksa jadi PSK

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:47 WIB
 Pelaksanaan sosialisasi pencegahan TPPO di Aula Adikarta yang digelar Dinsos P3A. (Foto Amin Kuntari)
Pelaksanaan sosialisasi pencegahan TPPO di Aula Adikarta yang digelar Dinsos P3A. (Foto Amin Kuntari)


harianmerapi.com - Masyarakat Kulon Progo diminta untuk mewaspadai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang mungkin terjadi di wilayah ini. Salah satunya dengan iming-iming pemberian beasiswa ke luar negeri.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinsos P3A Kulon Progo, Yohanes Irianta dalam acara Sosialisasi Pencegahan TPPO yang digelar di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (4/8/2022). Kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan mengingat terjadinya perubahan situasi dan kondisi di Kulon Progo saat ini.

"TPPO sudah menjadi perhatian sejak lama, namun saat ini ada situasi khusus yang harus disikapi. Salah satunya terkait keberadaan kawasan aerotropolis di Kulon Progo," kata Irianta.

Ia menguraikan, kemunculan kawasan aerotropolis akan berdampak pada peningkatan kebutuhan barang dan jasa, peningkatan transportasi dan komunikasi serta peningkatan kebutuhan tenaga kerja baik yang memiliki skill maupun non skill.

Baca Juga: PSS Sleman bidik kemenangan perdana di Liga 1 saat melawan tuan rumah Arema FC besok malam

"Selain itu, juga terjadi perubahan budaya masyarakat yang semula berkelompok menjadi cenderung individu," ucapnya.

Berdasarkan catatan Bareskrim Polri pada 2018, lanjut Irianta, ada 10 jalur TPPO di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, NTB dan NTT.

Salah satunya melalui hotel dan kos-kosan sehingga pertumbuhan hotel dan kos-kosan di DIY memungkinkan menjadi rute baru TPPO dari wilayah pelosok tertentu dengan mayoritas tujuan ke Timur Tengah.

Sebagai upaya pencegahan, Dinsos P3A terus menggelar sosialisasi di tingkat kapanewon. Dua hari ini, sosialisasi pencegahan TPPO digelar di tingkat kabupaten dengan menyasar TP PKK, seluruh satgas PPA dan forum anak.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta gelar jamasan pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti di bulan Suro sebagai upaya lestarikan budaya

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekda Kulon Progo dijabat Triyono

Selasa, 20 September 2022 | 21:56 WIB

Teteg wetan resmi ditutup, pengendara mengeluh jauh

Selasa, 20 September 2022 | 21:45 WIB

Karya Bakti TNI buka akses transportasi di Girinyono

Senin, 5 September 2022 | 19:45 WIB

Puluhan seniman mainkan gamelan keliling Kulon Progo

Jumat, 26 Agustus 2022 | 20:30 WIB
X