• Kamis, 29 September 2022

Muhadjir Effendy: Revolusi Mental merubah merusak menjadi memelihara alam

- Minggu, 31 Juli 2022 | 21:20 WIB
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Muhadjir Effendy menyampaikan perlunya penanaman pohon untuk memperbaiki kualitas udara. (Arif Zaini Arrosyid  )
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Muhadjir Effendy menyampaikan perlunya penanaman pohon untuk memperbaiki kualitas udara. (Arif Zaini Arrosyid )

 

MAGELANG, harianmerapi.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Muhadjir Effendy mengatakan semua manusia di dunia ini mendapat tugas sebagai kholifah.

Kholifah bukanlah membentuk pemerintahan, tetapi menjadi wakil Allah untuk memelihara ciptaan-Nya di dunia.

"Kholifah bukan diartikan membentuk pemerintahan, kholifah dapat diartikan memelihara alam semesta," kata Muhadjir Effendy saat silaturahim keluarga besar Muhammadiyah (SKBM) ke-IX di Kecamatan Muntilan Magelang, Minggu (31/7/2022).

Baca Juga: Pemkot Magelang Fasilitasi UMKM Pasarkan Produk Lewat E-Katalog, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Dia mengatakan kaitan dengan revolusi mental yang menjadi tugasnya, adalah mengubah pikiran dan perilaku menebang pohon atau merusak alam menjadi menanam, memelihara pohon dan alam semesta.

Manusia yang kerjaanya menebang dan merusak alam berarti tidak dapat menjadi kholifah.

Tahun ini, terang dia, pemerintah mencanangkan menanam sebanyak 10 juta pohon dengan target akhir tahun tercapai. Jika target tercapai akan ditingkatkan menjadi 100 juta pohon.

Baca Juga: Tahun ajaran baru, Temanggung resmi menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar, DPRD: Harus Serius

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X