• Kamis, 29 September 2022

Ngaku pengin cepat kaya, mahasiswi di Kota Magelang nekat edarkan uang palsu

- Kamis, 28 Juli 2022 | 06:30 WIB
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti uang palsu. (Arif Zaini Arrosyid )
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti uang palsu. (Arif Zaini Arrosyid )

TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Kepolisian Resort Temanggung menangkap Fin (25) bersama Dit (32) karena mengedarkan uang palsu alias upal.

Tersangka pengedar upal, Fin tercatat mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) di Kota Magelang. Sedangkan Dit adalah karyawan swasta.

Wakapolres Temanggung Kompol Ghifar mengatakan dari dua tersangka pengedar upal, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 400 ribu.

Baca Juga: Komplotan Mucikari Rekrut Mahasiswi di Jogja Jadi PSK, Ini Tarif Sekali Kencan yang Bikin Geleng-geleng

Uang tersebut terdiri pecahan Rp 100 ribu sebanyak dua lembar, dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 4 (empat) lembar.

"Uang ini asli yang merupakan sisa keuntungan mengedarkan upal. Selain itu telphon genggam hasil pembelian dari upal," kata Ghifar, Rabu (27/7/2022).

Ghifar mengatakan polisi juga menyita 19 lembar upal pecahan Rp 50 ribu dan enam lembar uang pecahan Rp 100 ribu uang asli.

Baca Juga: Ngopi Bareng, Walikota Magelang Ajak Parpol dan Ormas Jaga Kondusifitas

Disampaikan dua tersangka yang merupakan warga Kabupaten Magelang tersebut bersepakat untuk mengedarkan upal. Caranya dengan membeli berbagai kebutuhan hidup di warung-warung yang nilainya di bawah Rp 50 ribu.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X