• Selasa, 9 Agustus 2022

Laporan dari Mekkah, Jamaah Calon Haji Jangan Sampai Dehidrasi

- Minggu, 26 Juni 2022 | 15:30 WIB
Ratusan jamaah calon haji asal Pekalongan dan Batang tergabung kloter 33 saat ikuti acar pelepasan di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan Boyolai, Minggu (26/6/2022).  (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Ratusan jamaah calon haji asal Pekalongan dan Batang tergabung kloter 33 saat ikuti acar pelepasan di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan Boyolai, Minggu (26/6/2022). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

 

MEKKAH, harianmerapi.com - Kekurangan cairan bagi jamaah haji yang masih usia muda masih bisa ditoleransi.

Berbeda bagi jamaah haji yang sudah lanjut usia (lansia) bisa menjadi masalah dan dapat menimbulkan kekambuhan pada penyakit komorbid.

"Kalau kita yang muda-muda masih bisa bertahan, tetapi berbeda bagi jamaah haji yang sudah tua," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji dr Budi Sylvana, MARS, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Kunjungi Rusia dan Ukraina, Ini Misi yang Dibawa Presiden Joko Widodo..

Terkait dengan itu, tim visitasi Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah diminta memastikan jamaah calon haji tidak kekurangan cairan (dehidrasi).

"Ketika visitasi ke kloter perhatikan, pasti banyak yang dehidrasi," kata Budi Sylvana.

Budi berharap semua petugas kesehatan memantau kesehatan jamaah haji. Terutama kepada jamaah haji resiko tinggi (risti), jangan sampai mereka kekurangan cairan yang akhirnya mengalami dehidrasi.

Baca Juga: Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

"Air kencing berwarna kuning. Itu tanda dehidrasi," katanya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X