• Kamis, 18 Agustus 2022

Dibantu Benih dan Pupuk, Petani di Gunungkidul Kembangkan Tanaman Jagung

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:45 WIB
Ilustrasi. Tanaman jagung.
Ilustrasi. Tanaman jagung.

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kapanewon Paliyan bersama Dompet Dhuafa mengembangkan tanaman jagung dengan pola monokultur seluas 100 hingga 200 hektare.

Pengembangan tanaman jagung tersebut nantinya diharapkan daerah yang berada di sisi selatan ini dapat menjadi sentra penghasil jagung di Gunungkidul.

Ketua KUB Agro Makmur Paliyan, Rohmad Asnawi mengatakan, antusiasme para petani anggotanya untuk menyongongsong program pengembangan tanaman jagung ini sangat luar biasa.

Baca Juga: Kim Jeffrey dan Saddam Sudah Bergabung dengan Tim PSS Sleman Namun Berlatih Terpisah

Terbukti dari mereka yang bergabung untuk mengembangkan jagung di lahan yang dimiliki berasal dari kalurahan Grogol, Karangduwet, Karangasem, dan Pampang. Luasan lahan masing-masing kalurahan ini pun berbeda.

Secara teknis, lahan yang tersedia khusus ditanami jagung pada periode tanam tertentu.

Berkaitan dengan benih sendiri telah dipersiapkan termasuk dengan pupuk yang dibutuhkan. Petani nantinya hanya mengolah lahan dan melakukan perawatan.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Gunungkidul Pindahkan Dua Pos TPR Pantai Selatan, Ini Alasannya

Setelah musim panen, jagung-jagung tersebut akan dikumpulkan dan dijual. “Untuk bidikan pasar sudah ditentukan. Kami akan kerjasama dengan perusahaan ternak unggas,” kata papar Rohmad Asnawi, Senin (20/6/2022).

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X