• Minggu, 2 Oktober 2022

Pos Pantau Tim SAR Krakal Gunungkidul Terancam Amblas Akibat Abrasi

- Minggu, 29 Mei 2022 | 18:20 WIB
Kondisi Pos Pantau Pantai Krakal Gunungkidul sangat memprihatinkan karena dihantam gelombang pasang tinggi.  (ANTARA/HO-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul)
Kondisi Pos Pantau Pantai Krakal Gunungkidul sangat memprihatinkan karena dihantam gelombang pasang tinggi. (ANTARA/HO-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Pos Pantau Tim Pencarian dan Penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Baron Pantai Krakal Kabupaten Gunungkidul terancam amblas akibat dihantam gelombang pasang tinggi dan abrasi.

Koordintor SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono di Gunungkidul, Minggu (29/5/2022) mengatakan jajaran personel SAR Satlinmas Wilayah II Baron dibantu Polsek Tanjungsari melakukan evakuasi peralatan dan memasang garis polisi supaya wisatawan tidak mendekat.

"Kondisi Pos Pantau Pantai Krakal cukup memprihatinkan, sehingga kami melakukan evakuasi peralatan sangat dibutuhkan," kata Marjono seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Bentrok Geng Sekolah Makan Korban Jiwa di Kota Jogja, Siswa SMP Asal Sleman Tewas, Ini Kronologinya

Ia mengatakan untuk sementara waktu, enam personel yang bertugas di Pos Pantai Krakal sementara waktu menumpang di warung-warung milik masyarakat karena kondisi pos sudah tidak layak dihuni dan mengkhawatirkan.

"Pos ini terkena abrasi sejak berapa waktu lalu, kemudian disusul gelombang pasang mengakibatkan kondisi pos kena abrasi," katanya.

Marjono mengatakan Pos Pantau Pantai Krakal dibangun pada tahun 1999 dan digunakan pada tahun 2000 ini sudah tidak layak karena berbahaya. Pihaknya sudah melaporkan kondisi ini ke Pemkab Gunung Kidul, dan beberapa waktu lalu sudah ditinjau oleh pihak terkait.

Baca Juga: Dua Wisatawan di Pantai Selatan Gunungkidul Diselamatkan SAR, Satu Kapal Nelayan Rusak

"Semoga segera terealisasi, posko ini setiap akhir pekan atau libur sering digunakan untuk posko gabungan SAR Satlinmas bersama TNI dan Polri untuk memantau wisatawan yang datang mencapai ribuan orang," kata Marjono.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X