• Rabu, 29 Juni 2022

Empat Hewan Ternak di Semarang Diduga Terinfeksi PMK

- Kamis, 12 Mei 2022 | 20:50 WIB
Dokter hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang memeriksa kesehatan ternak sapi saat pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Pasar Hewan Pon Ambarawa ( ANTARA FOTO/ Aji Styawan)
Dokter hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang memeriksa kesehatan ternak sapi saat pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Pasar Hewan Pon Ambarawa ( ANTARA FOTO/ Aji Styawan)

SEMARANG, harianmerapi.com - Empat hewan ternak di Semarang diduga terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari jumlah itu, tiga ekor sapi diketahui berada di wilayah Gunungpati dan seekor kambing di wilayah Mijen.

"Ada tiga sapi dan satu kambing yang bergejala awal terinfeksi penyakit mulut dan kuku," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Hernowo Budi Luhur di Semarang, Kamis (12/5/2022).

Meski demikian, lanjut dia, gejala awal keempat ternak tersebut harus dipastikan dahulu melalui pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga: Tim Uber Indonesia, Tampil Apik dan Kejutkan Dunia

Pihaknya memastikan keempat hewan ternak tersebut telah dipisahkan dan dalam proses pengobatan, sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Ia menambahkan edukasi dan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan juga dilakukan, termasuk para peternak.

Ia mencontohkan imbauan kepada pedagang agar tidak membeli ternak dari lokasi yang diduga atau sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian telah terjadi penyebaran penyakit mulut dan kuku.

Baca Juga: Inilah Tiga Kandidat Calon Rektor UGM Periode 2022-2027

Selain itu, kata dia, alur distribusi hewan ternak maupun daging, khususnya dalaman isi perut hewan ternak atau jeroan.

"Jeroan, kepala dan tulang yang masuk ke Semarang diimbau agar direbus dahulu," demikian Hernowo Budi Luhur.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X