• Minggu, 3 Juli 2022

Waspadai Penyebaran PMK, Lalu Lintas Hewan Masuk Sukoharjo Diperketat

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:50 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lamongan Yurohnur Efendi saat meninjau ternak sapi di wilayah Lamongan beberapa waktu lalu.  (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lamongan Yurohnur Efendi saat meninjau ternak sapi di wilayah Lamongan beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mewaspadai wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi. Sebab sudah ada temuan kejadian di daerah Jawa Timur dan Kabupaten Boyolali.

Bentuk kewaspadaan dilakukan dengan memperketat lalu lintas perdagangan hewan ternak dari luar daerah. Pemeriksaan ketat juga dilakukan petugas di pasar hewan dan peternak.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Rabu (11/5) mengatakan, kewaspadaan dilakukan setelah ada temuan kasus PMK di Jawa Timur.

Terdekat yakni di Kabupaten Boyolali dan membuat Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo ikut waspada dengan penyebaran wabah penyakit.

Baca Juga: Cerita Lucu Belum Naik di Boncengan Motor Sudah Ngegas dan Malunya Mau Cuci Tangan Tak Tahu Caranya Buka Kran

"Sebaiknya dilakukan antisipasi dengan mewaspadai penyebaran PMK di Sukoharjo. Sebab sudah ada temuan kasus di luar daerah," ujarnya.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo melakukan kewaspadaan dengan memantau lalu lintas perdagangan hewan ternak dari luar daerah yang masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Hewan ternak tersebut harus dipastikan dalam kondisi sehat apabila akan masuk ke wilayah Sukoharjo. Hal itu diperkuat dengan bukti surat keterangan hasil pemeriksaan sehat hewan.

Kondisi di wilayah Kabupaten Sukoharjo sendiri belum ditemukan kasus PMK. Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memastikan hal tersebut setelah turun langsung melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Empat Bus dan Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Ngawi, Satu Orang Tewas dan 12 Luka

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X