• Selasa, 30 November 2021

Dugaan Korupsi GOR Cangkring, JCW Berharap Kejari Telusuri Keterlibatan Pihak Lain

- Kamis, 25 November 2021 | 20:40 WIB
Aktivis JCW, Baharuddin Kamba  (Foto: Yusron Mustaqim)
Aktivis JCW, Baharuddin Kamba (Foto: Yusron Mustaqim)

JOGJA, harianmerapi.com - Jogja Corruption Watch (JCW) mendorong Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo menelusuri potensi keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Cangkring di Kabupaten Kulonprogo dengan anggaran mencapai Rp 13,4 miliar yang bersumber dari APBD Kulonprogo.

"Penyidikan dugaan kasus korupsi GOR Cangkring di Kulonprogo diharapkan tidak berhenti pada dua orang tersangka. Sejauh ini baru ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus GOR Cangkring Kulonprogo oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo," Aktivis JCW, Baharuddin Kamba kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).

Sampai saat ini Kejari Kulonprogo telah menetapkan dua tersangka yakni RS selaku pejabat di Disdikpora Kulonprogo yang bertanggungjawab terhadap proses penganggaran dan pembangunan GOR Cangkring dan AN sebagai pihak perusahaan perencanaan pembangunan.

Baca Juga: Dana Hibah Persiba Rp 11,5 M Masuk Babak Baru, Gugatan Idham Samawi Dikabulkan MA

JCW berharap kejari menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Untuk itu aparat penegak hukum jangan hanya berhenti pada dua tersangka saja.

Selain itu, JCW meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan supervisi terhadap proses penyidikan kasus GOR Cangkring Kulonprogo.

Pihaknya dalam waktu tidak terlalu lama akan mengirimkan surat secara resmi kepada KPK agar melakukan supervisi sesuai kewenangan yang diberikan.*

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Covid-19 di DIY Hari ini, Nihil Kasus Meninggal

Selasa, 30 November 2021 | 17:19 WIB
X