• Rabu, 8 Desember 2021

Polda Metro Jaya Tunda Mediasi Haris Azhar-Luhut Binsar Pandjaitan, Alasan Kedinasan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:33 WIB
Haris Azhar (tengah) berikan keterangan terkait agenda mediasi dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/10/2021).  (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
Haris Azhar (tengah) berikan keterangan terkait agenda mediasi dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/10/2021). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)



JAKARTA, harianmerapi.com- Proses mediasi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dengan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti akhirnya ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.


Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum Haris dan Fatia, Pieter Ell di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021).


Menurutnya, kilennya sudah bertemu dengan penyidik Polda Metro Jaya, ternyata mediasi ditunda.

Baca Juga: Melawan PSS di Liga 1 Besok, Persib Belum Memastikan Pemain yang Diturunkan

"Sudah ketemu dengan penyidik dan ternyata acara hari ini ditunda oleh penyidik. Ditunda untuk waktu yang belum ditentukan," kata Pieter Ell.

Pieter juga mengaku tidak menerima informasi terkait penundaan proses mediasi yang sedianya digelar Kamis ini.

Dia juga menambahkan alasan pihak kepolisian terkait penundaan agenda mediasi tersebut adalah alasan kedinasan.

Baca Juga: Kajari Jayawijaya Berharap Jokowi-Ma'ruf Menelusuri Pejabat ABS

"Alasan kedinasan, jadi alasan kedinasan dari penyidik sehingga acara atau rencana mediasi hari ini ditunda untuk waktu yang akan ditentukan oleh penyidik," ungkapnya.


Pieter juga menambahkan bahwa pihak Haris dan Fatia belum pernah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, namun penyidik langsung mengambil inisiatif untuk menggelar mediasi antara Luhut sebagai pelapor dan Haris-Fatia sebagai terlapor.

"Kita belum pernah diperiksa dan ini saya tekankan inisiatif dari penyidik sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 8 dan juga Telegram dari Kapolri," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X