• Selasa, 25 Januari 2022

Setelah Dilanda Longsor dan Gempa, Bali Masih Berstatus Darurat Bencana, Ini Penjelasan Menko PMK

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau korban bencana alam di Bali, Selasa (19/10/2021).  (ANTARA/HO-Kemenko PMK)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau korban bencana alam di Bali, Selasa (19/10/2021). (ANTARA/HO-Kemenko PMK)


JAKARTA, harianmerapi.com - Hingga saat ini Bali masih berstatus tanggap darurat bencana usai kejadian longsor dan gempa bumi pada Sabtu (16/10).


Setelah itu nanti dilanjutkan dengan tahap rekonstruksi dan rehabilitasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/10/2021).


"Keadaan darurat ini harus segera ditangani. Yang meninggal di pulasara sesuai tradisi ajaran agama yang dianut. Kemudian setelah itu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Jadi sekarang ini masih tahap darurat," kata Muhadjir Effendy.

Baca Juga: Bus Arema FC Dilempari Batu di Jogja, Manajemen Minta Aremania Menahan Diri Tak Terprovokasi


Muhadjir telah meninjau langsung lokasi terdampak bencana longsor akibat gempa bumi bermagnitudo 4,8 di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pada Selasa (19/10).

Muhadjir meminta pihak terkait, yakni pemerintah daerah di Bali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani dampak bencana dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK mengunjungi rumah warga yang terdampak longsor. Sebanyak lima kepala keluarga (KK) menjadi korban paling terdampak reruntuhan longsor. Imbasnya, rumah yang mereka huni rusak parah dan tidak dapat ditempati.

Baca Juga: Sambut Masa Endemi, Masyarakat Diimbau Bergaya Hidup Sehat dan Taat Prokes

Muhadjir meminta pemda untuk dapat memprioritaskan penanganan terhadap korban reruntuhan longsor untuk difasilitasi tempat penampungan yang layak.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Gempa Bumi Banten, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:45 WIB
X