• Selasa, 30 November 2021

Raperda Kesehatan Jiwa di DIY Diharapkan Lebih Holistik

- Rabu, 22 September 2021 | 10:54 WIB
Contoh pendampingan orang dengan disabilitas psikososial yang dilakukan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM. (Dok PR YAKKUM  )
Contoh pendampingan orang dengan disabilitas psikososial yang dilakukan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM. (Dok PR YAKKUM )

YOGYA, harianmerapi.com - Tingginya angka kasus kesehatan jiwa di DIY mendorong DPRD DIY berinisiatif melakukan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kesehatan jiwa. Penyusunan regulasi daerah ini sejalan juga dengan rekomendasi kebijakan yang dilakukan Biro Mental Spiritual Setda DIY.

Hal ini diungkapkan Jaimun sebagai Program Manager Pusat Rehabilitasi YAKKUM dalam kegiatan Diseminasi Policy Brief Investasi Membangun Ekosistem Sehat Jiwa yang Komprehensif di DIY dan digelar secara daring, Selasa (21/9/2021).

Diseminasi yang diprakarsai Pusat Rehabilitasi YAKKUM ini merupakan bagian dari memperkuat aspirasi pemerhati dan pegiat kesehatan jiwa di Indonesia.

Baca Juga: Napoleon Bonaparte Diisolasi Sejak Semalam Usai Jalani Pemeriksaan

Selain itu Jaimun juga mengungkapkan, dari pengalaman pendampingan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) bisa mendorong adanya draft Raperda kesehatan jiwa. Ke depannya, Ranperda Kesehatan Jiwa diharapkan lebih holistik.

Dengan kata lain, membangun sinergi kedepan tidak hanya aspek kesehatan tapi juga yang lainnya, karena membutuhkan dukungan sosial untuk kebutuhan bersama.

“Harapan lainnya, payung Perda kesehatan jiwa bisa mendorong peran desa dalam kehidupan disabilitas psiko sosial menjadi warga negara yang produktif dan menyokong pembangunan desa yang baik,” papar Jaimun.

Baca Juga: Lapas Narkotika Yogya Dilengkapi Fasilitas untuk Napi Penyandang Disabilitas

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021 ini dihadiri pula antara lain Desty Endah (penyintas orang dengan disabilitas psikososial), Tri Wahyuni Suci (selaku Tim Penulis Policy Brief Pusat Rehabilitasi YAKKUM), OPD lintas sektor asal DIY, Kabupaten Sleman, Gunungkidul, Kulonprogo dan Bantul. Ada pula perwakilan dari jaringan Peduli Disabilitas Psikososial serta pihak akademisi.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DIY Kini Miliki 134 Warisan Budaya Tak Benda

Jumat, 26 November 2021 | 10:55 WIB
X